Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Kosumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kusumaningtuti S. Soetiono mengatakan, masyarakat perlu waspada dan hati-hati terhadap produk investasi dengan tawaran keuntungan yang menggiurkan.
"Kalau ada tawaran yang menggiurkan imbal hasilnya tinggi itu waspada, hati-hati," kata Titu usai acara media briefing, di kantor Bapepam-LK, Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (7/3/13).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tanya izinnya siapa yang ngawasin, kalau yang ngawasin bukan lembaga otoritas itu harus hati-hati, perhatikan ada SIUPP nya tidak," ujarnya.
Biasanya, kata dia, tawaran-tawaran investasi yang menggiurkan itu mengikutsertakan tokoh masyarakat seperti ustad dan pastur. Bahkan, menggunakan model terkenal agar bisa menarik masyarakat.
"Jadi mereka enggak berpikir 2 kali. Biasanya menggunakan model yang sukses. Dalam waktu singkat sudah beli rumah, naik haji, ini menggiurkan betul. Ini kadang yang jadi latar belakang penipuan. Kalau ada tawaran yang menarik waspada dulu jangan langsung cepat-cepat investasi," katanya.
(ang/ang)











































