Aviliani: Obligasi Daerah Bisa Geser Korporasi dan Saham

Aviliani: Obligasi Daerah Bisa Geser Korporasi dan Saham

- detikFinance
Selasa, 05 Okt 2004 14:34 WIB
Jakarta - Obligasi daerah (municipal bond) jika sudah resmi diterbitkan bisa menggeser pasar korporasi dan saham. Pasalnya obligasi daerah memiliki risiko yang lebih kecil karena dijamin oleh proyek dan APBD-nya."Ya memang bisa begitu (menggeser) obligasi korporasi dan saham karena kalau obligasi orang bisa mendapat bunga apalagi obligasi daerah memiliki jaminan proyek dan APBD yang jelas," kata pengamat ekonomi INDEF Aviliani disela acara seminar Dana Pensiun Manulife di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (5/10/2004).Menurutnya penerbitan obligasi daerah akan merupakan investasi baru bagi para pelaku pasar modal seperti dana pensiun dan asuransi. Apalagi suku bunganya lebih menarik sehingga investor akan tertarik dalam dua tahun ke depan kecuali jika sektor riil terus membaik yang bisa meningkatkan LDR (loan to deposit ratio) perbankan. "Tapi saya rasa dua tahun ke depan LDR bank tidak akan naik," katanya. Obligasi daerah menurut Aviliani paling aman bermain di sektor telekomunikasi, transportasi serta utilisasi seperti PDAM. Pasalnya potensi ketiga sektor itu masih sangat besar karena dan baru 3 persen pemenuhannya bagi masyarakat luas. Namun, untuk masuk ke sektor perbankan dia melihat hal itu kompetisinya cukup tinggi karena risikonya juga jauh lebih tinggi.Namum demikian diingatkan agar pemerintah selalu melakukan menajemen utang baik utang pemerintah pusat, daerah maupun swasta karena pemerintah harus terus mengontrol karena obligasi yang diterbitkan sangat berpengaruh dari kondisi makro terutama naik turunnya rupiah. Jika tidak dilakukan manajemen utang, Aviliani khawatir Indonesia potensial mengalami default seperti Argentina."Melihat kencenderungan defisit APBN ditambah daerah bebas berutang tanpa manajemen utang kemungkinan 10 tahun lagi bisa default," ujarnya. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads