Tergerus Aksi Ambil Untung, IHSG Turun 18 Poin

Tergerus Aksi Ambil Untung, IHSG Turun 18 Poin

Wahyu Daniel - detikFinance
Rabu, 13 Mar 2013 16:19 WIB
Tergerus Aksi Ambil Untung, IHSG Turun 18 Poin
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 18 poin terkena aksi ambil untung karena posisinya masih tinggi, dan juga akibat sentimen negatif dari bursa-bursa di Asia yang memerah.

Mengawali perdagangan Rabu (13/3/2013), IHSG dibuka menguat 10.869 poin (0,22%) ke level 4.865,181. Indeks LQ45 dibuka naik 2,406 poin (0,29%) ke level 833,761.

Namun sayang indeks hanya mampu sebentar bertahan di jalur hijau sebelum akhirnya ambruk di zona merah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG turun 14,221 poin (0,w9%) ke level 4.840,091. Sementara Indeks LQ45 berkurang 3,53 poin (0,42%) ke level 828,178.

Sepanjang sisa perdagangan, IHSG terus berada di jalur merah dengan level terendahnya di 4.815,851. Hampir semua sektor saham mengalami penurunan, kecuali sektor agrikultur yang masih berada do zona hijau.

Selama perdagangan hari ini, sektor saham yang mengalami penurunan terendah adalah sektor consumer good dan juga industri jadi.

Pada penutupan perdagangan Rabu (13/3/2013), IHSG turun 18,873 poin (0,39%) ke level 4.835,439. Sementara indeks LQ45 turun 3,96 poin (0,48%) ke level 827,748.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 170,919 kali pada volume 7,16 miliar lembar saham senilai Rp 7,4 triliun. Sebanyak 106 saham naik, sisanya 133 saham turun, dan 124 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia pada sore hari ini bergerak di zona merah. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 22,64 poin (0,99%) ke level 2.263,97. 
  • Indeks Hang Seng turun 333,95 poin (1,46%) ke level 22.556,65. 
  • Indeks Nikkei 225 turun 75,15 poin (0,61%) ke level 12.239,66. 
  • Indeks Straits Times turun 21,73 poin (0,66%) ke level 3.281,81. 
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Delta DJakarta (DLTA) naik Rp 3.000 ke Rp 308.000, HM Sampoerna (LMSH) naik Rp 1.000 ke Rp 77.200, Nipress (NIPS) naik Rp 300 ke Rp 5.950, dan Indocement (INTP) naik Rp 300 ke Rp 22.850.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 750 ke Rp 48.750, Mayora (MYOR) turun Rp 400 ke Rp 27.100, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 350 ke Rp 18.000, dan Smart Telecom (AMRT) turun Rp 250 ke Rp 6.250.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads