IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

Rekomendasi Saham

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

- detikFinance
Senin, 18 Mar 2013 07:43 WIB
IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 32 poin setelah kemarin didera aksi ambil untung (profit taking) karena posisinya masih tinggi. Indeks juga dapat sentimen positif dari regional.

Pada penutupan perdagangan Jumat (15/3/2013), IHSG naik 32,957 poin (0,69%) ke level 4.819.324. Sementara indeks LQ45 naik 5,157 poin (0,63%) ke level 821,749.

Saham-saham di bursa Wall Street AS berakhir di jalur merah pada perdagangan Jumat kemarin. Indeks saham Dow Jones akhirnya berhenti naik setelah terus mencetak rekor dalam 9 hari berturut-turut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penurunan indeks-indeks saham Wall Street terjadi akibat melemahnya indeks konsumen terkait kinerja ekonomi negara tersebut.

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones berakhir turun 25,03 poin (0,17%) ke level 14.514,11, ini merupakan penurunan pertama sejak 9 hari berturut-turut terus mencetak rekor baru. Lalu Indeks S&P 500 turun 2,53 poin (0,16%) ke level 1.560,7. Kemudian Indeks Nasdaq turun 9,86 poin (0,3%) ke level 3.249,07.

Hari ini, IHSG diperkirakan bisa kembali menguat meski terbatas. Melemahnya bursa global dan regional bisa menjadi faktor yang menghambat laju IHSG atau bahkan menjegalnya sampai ke zona merah.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 jatuh 195,51 poin (1,56%) ke level 12.365,44.
  • Indeks KOSPI turun 15,63 poin (0,78%) ke level 1.986,50. Β 

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG berhasil rebound pada perdagangan terakhir pekan lalu. Kenaikan IHSG tidak lepas keberhasilan bursa Amerika yang terus mencatat rekor baru. Penguatan ini didorong oleh data tunjangan pengangguran yang tercatat terendah dalam 2 bulan terakhir. Bursa saham Eropa juga turut menguat ke level tertingginya dalam 4,5 tahun terakhir sebelum memulai meeting 2 hari di Brussels untuk membicarakan bailout untuk Cyprus. Berbagai sentiment positif ini menutup kekhawatiran investor akan ketidakpastian dari kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga BBM. Mengawali pekan ini kami perkirakan IHSG berpeluang untuk menguat terbatas dengan kisaran support-resistance 4.800-4.860.

eTrading Securities
Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup naik 32.96 poin (+0.69%) ke 4,819.32 dengan jumlah transaksi sebanyak 12.79 juta lot atau setara dengan Rp6.66 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-0.41%), sektor basic-industries (+2.55%), sektor construction and property (+1.11%), sektor consumer goods (+1.24%), sektor finance (+0.72%), sektor infrastructure (-0.27%), sektor mining (+1.39%), sektor misc-industries (-1.45%), dan sektor trade (+0.89%)

Tercatat sebanyak 176 saham mengalami penguatan, 81 saham mengalami penurunan, 105 saham tidak mengalami perubahan dan 108 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I CPIN (+8.70%), PGAS (+2.86%), BMRI (+1.52%), SMGR (+2.82%), dan BBCA (+0.94%).

Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. ASII (-1.94%), TLKM (-2.83%), INDF (-2.03%), UNTR (-1.03%), dan SMCB (-2.08%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 420 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, UNTR, INDF, AALI, dan KLBF. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9,706 per Dollar AS.

Secara teknikal kenaikan IHSG akhir pekan lalu menghasilkan sinyal inverted hammer candlestick, hal ini mengindikasikan hari ini IHSG masih akan mengalami penguatan. Dengan support 4,750 dan resistance 4,900. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : ISAT, MYOR, TOTL.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads