Bailout Siprus Hambat Laju Wall Street

Bailout Siprus Hambat Laju Wall Street

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 19 Mar 2013 07:59 WIB
Foto: Reuters
New York - Saham-saham di Wall Street kembali terkena koreksi dua hari berturut-turut gara-gara sentimen negatif dari krisis perbankan di Republik Siprus. Sentimen tersebut membuat pelaku pasar ketar-ketir akan memanasnya kembali krisis utang Uni Eropa.

Uni Eropa dan IMF berencana mem-bailout Siprus namun dengan syarat yang sangat ketat, salah satunya adalah menarik pajak tinggi dari para debitur bank Siprus. Hal ini dikhawatirkan akan bisa memicu penyebaran krisis ke negara-negara kepulauan di Mediterania lainnya.

Kontroversi bailout Siprus ini yang membuat Dow Jones harus berhenti membuat rekor tertingginya yang sudah dimulai sejak awal tahun ini. Investor juga semakin hati-hati melangkah menjelang pertemuan dua hari Federal Reserve dalam membahas kebijakan moneter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hal ini membuat investor di Siprus ketakutan, investor di Eropa dan Asia juga, serta di AS," kata High Johnson dari Hugh Johnson Advisors dikutip AFP, Selasa (19/3/2013).

"Kita sudah banyak belajar dari krisis yang sudah lalu, seperti krisis di Asia Tenggara yang dimulai dari negara kecil seperti Thailand tahun 90an, krisis seperti Siprus ini bisa menyebar ke negara-negara lain," ujarnya.

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 62,05 poin (0,43%) ke level 14.452,06. Indeks S&P 500 turun 8,60 poin (0,55%) ke level 1.552,10, sementara Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 11,48 poin (0,35%) ke level 3.237,59.

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads