Penjualan emiten berkode WIKA itu tercatat sebesar Rp 9,82 triliun atau naik 26,9% dari tahun 2011 yang sebesar Rp 7,74 triliun.
“Kenaikan penjualan di tahun 2012 tersebut mendorong pertumbuhan laba di beberapa segmen bisnis,” demikian diungkapkan laporan keuangan WIKA 2012, seperti dikutip detikFinance, Selasa (19/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Jasa konstruksi, mekanikal elektrikal, dan investasi energi yang dikelola oleh Induk Perusahaan menyumbang 70,4% dari total Penjualan WIKA,” tambahnya.
Pada tahun Naga Air ini, WIKA menargetkan penjualan perusahaan bisa mencapai angka Rp 11,86 triliun atau naik 20,8% dari realisasi tahun 2012 yang sebesar Rp 9,82 triliun. Sementara, untuk laba bersih, ditargetkan bisa mencapai Rp 555,06 miliar atau naik 21,2% dari pencapaian tahun 2012 ini.
(hen/ang)











































