Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.705 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.710 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 14,402 poin (0,30%) ke level 4.817,228 didorong oleh rebound-nya bursa-bursa Asia. Laju IHSG belum terlalu kencang karena dibayangi gejolak krisis ekonomi di Uni Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menguat 27,670 poin (0,58%) ke level 4.830,496 menyusul aksi beli di saham-saham unggulan terutama di sektor finansial. Saham-saham komoditas terkena koreksi sehingga menghambat laju penguatan bursa.
Sentimen negatif dari krisis utang Uni Eropa dan melemahnya pasar global bisa ditepis oleh IHSG dengan bantuan dari positifnya pasar-pasar saham Asia. Aksi beli pun mulai kembali ramai terjadi.
Menutup perdagangan, Selasa (19/3/2013), IHSG naik 19,801 poin (0,41%) ke level 4.822,627. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,058 poin (0,25%) ke level 822,279.
Aksi ambil untung terjadi di penghujung perdagangan, menyasar saham-saham komoditas dan lapis dua. Untungnya, aksi jual ini tidak sampai membuat indeks jatuh ke zona merah.
Investor asing yang selama pekan lalu melakukan aksi beli, kini mulai mengambil untung. Transaksi asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 248,19 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 178.371 kali pada volume 10.621 miliar lembar saham senilai Rp 7,25 triliun. Sebanyak 163 saham naik, sisanya 102 saham turun, dan 92 saham stagnan.
Transaksi dan volume perdagangan hari ini naik cukup tinggi karena ada transaksi jual-beli saham salah satu tambang grup Bakrie, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) di pasar negosiasi dengan nilai lebih dari Rp 600 miliar.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed sore hari ini gara-gara pasar saham Hong Kong yang jatuh ke zona merah, padahal tadi siang masih kompak menguat. Bursa saham Jepang melesat paling tinggi hari ini, lebih dari dua persen.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 17,42 poin (0,78%) ke level 2.257,43.
- Indeks Hang Seng melemah 41,50 poin (0,19%) ke level 22.041,86. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 247,60 poin (2,03%) ke level 12.468,23. Â
- Indeks Straits Times menguat 18,15 poin (0,56%) ke level 3.274,62. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Merck (MERK) naik Rp 2.000 ke Rp 152.000, Century Textile (CNTX) naik Rp 1.000 ke Rp 6.100, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 900 ke Rp 78.000, dan Surya Toto (TOTO) naik Rp 500 ke Rp 8.100.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.450 ke Rp 38.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 350 ke Rp 48.100, Plaza Indonesia (PLIN) turun Rp 280 ke Rp 1.470, dan Sumber Alfaria (AMRT) turun Rp 150 ke Rp 5.900.
(ang/dru)











































