IHSG Buntuti Penguatan Pasar Saham Global

Rekomendasi Saham

IHSG Buntuti Penguatan Pasar Saham Global

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 21 Mar 2013 08:39 WIB
IHSG Buntuti Penguatan Pasar Saham Global
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin naik 8 poin setelah ada aksi beli selektif di saham-saham lapis dua. Koreksi saham-saham unggulan, terutama di sektor komoditas, menahan laju penguatan indeks.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (20/3/2013), IHSG ditutup naik 8,873 poin (0,18%) ke level 4.831,500. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 1,248 poin (0,15%) ke level 823,527.

Pasar saham Wall Street kembali menanjak setelah sebelumnya terkena koreksi tiga kali berturut-turut. Penguatan kali ini ditopang oleh The Federal Reserve yang berniat mempertahankan stimulus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 55,91 poin (0,39%) ke level 14.511,73, sempat mencetak rekor intraday tertingginya sepanjang masa di 14.546,82.

Sedangkan Indeks Standard & Poor's 500 bertambah 10,37 poin (0,67%) ke level 1.558,71. Indeks Komposit Nasdaq menguat 25,09 poin (0,78%) ke level 3.254,19.

Hari ini, IHSG diperkirakan bisa ikut menguat mengikuti positifnya pasar saham global dan regional. Dukungan The Fed terhadap ekonomi AS bisa menjadi faktor pendorong indeks.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menanjak 153,26 poin (1,23%) ke level 12.621,49.  
  • Indeks KOSPI naik 7,91 poin (0,40%) ke level 1.967,32.  

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin menguat terbatas setelah sepanjang sesi 2 perdagangan bergerak fluktuatif dalam rentang terbatas diantara area positif dan negatif. Pergerakan indeks masih dibayangi oleh masalah pajak deposito di Cyprus yang merupakan bagian dari bailout. Persyaratan kenaikan pajak deposito yang direncanakan di Cyprus sempat dikhawatirkan akan berlaku di negara Eropa lain yang juga bermasalah dan memiki skala ekonomi jauh lebih besar di Cyrprus, seperti Italia dan Spanyol. Akan tetapi berangsur kekhawatiran itu mulai berkurang menyusul komitmen dari Bank Sentral Eropa untuk menyediakan likuiditas yang diperlukan terkait dana bantuan Cyprus terlepas dari hasil penolakan pajak deposito di Cyprus. Selain itu pembukaan bursa di Eropa juga terlihat positif menyusul keyakinan kisruh di Cyrpus kemungkinan tidak akan berpengaruh banyak terhadap Eropa. Hari ini kami proyeksikam IHSG masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas. Kisaran support-resisance 4.810-4.851.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 8.87 poin (+0.18%) ke 4,831.50 dengan jumlah transaksi sebanyak 16.53 juta lot atau setara dengan Rp7.6 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-1.40%), sektor basic-industries (-0.16%), sektor construction and property (+2.69%), sektor consumer goods (-0.61%), sektor finance (+0.30%), sektor infrastructure (+0.68%), sektor mining (-1.52%), sektor misc-industries (+0.36%), dan sektor trade (+0.28%)

Tercatat sebanyak 145 saham mengalami penguatan, 132 saham mengalami penurunan, 83 saham tidak mengalami perubahan dan 110 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I BBCA (+1.87%), TLKM (+1.42%), INTP (+3.35%), ASII (+0.65%), dan ASRI (+9.80%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. BMRI (-1.49%), ADRO (-4.11%), ICBP (-3.31%), CPIN (-2.02%), dan UNVR (-0.88%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp79 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, BBRI, INDF, ICBP, dan UNTR. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9,724 per Dollar AS.

Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin menghasilkan sinyal pada 5 day period moving average yang semakin melandai. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan melanjutkan kenaikan di mana hal ini terlihat dari indikator stochastic yang menghasilkan sinyal bullish reversal. Dengan support 4,750 dan resistance 4,900. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : INTP, PGAS, TBIG.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads