Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 9.720 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.730 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 2,263 poin (0,05%) ke level 4.833,763. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,566 poin (0,07%) ke level 824,093.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham unggulan jadi target beli investor kali ini, sedangkan saham-saham lapis dua yang kemarin naik terkena aksi ambil untung. Tiga sektor industri terjatuh ke zona merah.
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menanjak 17,136 poin (0,35%) ke level 4.848,636. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,588 poin (0,31%) ke level 826,115.
Kemarin, IHSG naik 8 poin setelah ada aksi beli selektif di saham-saham lapis dua. Koreksi saham-saham unggulan, terutama di sektor komoditas, menahan laju penguatan indeks.
Semalam, Wall Street kembali menanjak setelah sebelumnya terkena koreksi tiga kali berturut-turut. Penguatan kali ini ditopang oleh The Federal Reserve yang berniat mempertahankan stimulus.
Bursa-bursa di Asia kompak menguat setelah mendapat sentimen positif dari pasar saham negeri paman sam tersebut. Penguatan tertinggi dialami oleh bursa Jepang.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 2,19 poin (0,09%) ke level 2.319,56. Â
- Indeks Hang Seng naik 84,94 poin (0,38%) ke level 22.341,38. Â
- Indeks Nikkei 225 menanjak 142,90 poin (1,15%) ke level 12.611,13. Â
- Indeks Straits Times bertambah 7,36 poin (0,23%) ke level 3.255,76.











































