Akibat Profit Taking, IHSG Terkoreksi 5,258 Poin

Akibat Profit Taking, IHSG Terkoreksi 5,258 Poin

- detikFinance
Rabu, 06 Okt 2004 16:15 WIB
Jakarta - Aksi ambil untung (profit taking) melanda Bursa Efek Jakarta (BEJ) setelah sejak Jumat pekan lalu indeks terus mengalami kenaikan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagagan Rabu (6/10/2004) turun 5,258 poin pada level 856,060.Indeks LQ 45 turun 1,467 poin pada level 186,139, JII turun 1,088 poin pada level 139,515, MBX turun 2,955 poin pada level 226,167 dan DBX naik 0,689 poin pada level 202,423.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 18.587 kali pada volume 5.061.213 lot saham senilai Rp 869,154 miliar. Sebanyak 60 saham naik, 72 saham turun dan 248 sahan stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top lossers diantaranya: HM Sampoerna turun Rp 250 menjadi Rp 6.100, Telkom turun Rp 100 menjadi Rp 4.300, Bank Rakyat Indonesia turun Rp 50 menjadi Rp 2.150, Astra Internasional turun Rp 50 menjadi Rp 7.600, PT BA turun Rp 25 menjadi Rp 900, Indosat turun Rp 25 menjadi Rp 4.400, BCA turun Rp 25 menjadi Rp 2.275 dan Bank Mandiri turun Rp 25 menjadi Rp 1.550.Sedangkan saham yang masih mencetak kenaikan harga di top gainers diantaranya adalah: Internasional Nikel naik Rp 300 menjadi Rp 11.750, Pabrik Kertas Tjiwi Kimia naik Rp 125 menjadi Rp 1.250, Bank Lippo naik Rp 50 menjadi Rp 600, Medco Energi Internasional naik Rp 50 menjadi Rp 1.725, dan Multipolar naik Rp 30 menjadi Rp 340.Setelah mengalami kenaikan yang cukup signifikan sejak Jumat pekan lalu, investor mulai melakukan profit taking untuk merealisasikan keuntungan karena beberapa saham dianggap sudah tinggi harganya. Profit taking terjadi terutama melanda saham-saham unggulan seperti Telkom dan Astra Internasional. IHSG sepanjang perdagangan hari ini terus mengalami tekanan bahwa sempat turun 12 poin lebih. Sedangkan untuk perdagangan besok IHSG masih rawan turun karena akan ada koreksi lanjutan. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads