Krisis Siprus Semakin Panas, Wall Street Kena Koreksi

Krisis Siprus Semakin Panas, Wall Street Kena Koreksi

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 22 Mar 2013 08:05 WIB
Krisis Siprus Semakin Panas, Wall Street Kena Koreksi
New York - Wall Street terkoreksi cukup dalam menyusul jatuhnya saham Oracle dan meningkatnya kekhawatiran atas imbas krisis di Republik Siprus terhadap Uni Eropa.

Saham Oracle Corp, si pembuat software Java, jatuh 9,7% ke level US$ 32,30 per lembar setelah melaporkan kinerja yang mengecewakan. Saham Oracle menjadi pemberat bursa dan menjadi yang terkoreksi paling tajam.

Koreksi yang terjadi di saham-saham bursa paman sam kembali bertambah gara-gara krisis finansial Siprus yang semakin bergejolak. Jelang penutupan perdagangan, Standard & Poor's memangkas peringkat utang luar negeri Siprus menjadi status junk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang disadari pasar adalah tidak ada cara yang mudah dalam menanggulangi situasi ini, begitu juga memprediksi situasi ke depan. Ketidakpastian ini memicu aksi jual, terutama di pasar yang sudah naik dalam dua minggu terakhir," kata Michael James, managing director dari Wedbush Securities di Los Angeles, dikutip Reuters, Jumat (22/3/2013).

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones terrpangkas 90,24 poin (0,62%)

ke level 14.421,49. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 12,91 poin (0,83%) ke level 1.545,80.

Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 31,59 poin (0,97%) ke level 3.222,60.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads