Banyak Sentimen Negatif, IHSG Diprediksi Bergerak Datar

Rekomendasi Saham

Banyak Sentimen Negatif, IHSG Diprediksi Bergerak Datar

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 26 Mar 2013 08:12 WIB
Banyak Sentimen Negatif, IHSG Diprediksi Bergerak Datar
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melonjak 54 poin didorong maraknya aksi beli di saham unggulan dan lapis dua. Indeks pun semakin mendekati level 4.800 kembali.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (25/3/2013), IHSG melonjak 54,742 poin (1,16%) ke level 4.777,901. Sementara Indeks LQ45 melompat 11,172 poin (1,40%) ke level 810,031.

Wall Street kembali jatuh di awal pekan akibat tertekan kekhawatiran krisis Republik Siprus di zona Eropa. Sentimen ini menghapus poin yang sudah dicetak indeks-indeks di awal perdagangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 64,28 poin (0,44%) ke level 14.447,75. Indeks Standard & Poor's 500 turun 5,20 poin (0,33%) ke level 1.551,69. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 9,70 poin (0,30%) ke level 3.235,30.

Hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak datar menyusul banyaknya sentimen negatif yang beredar terutama dari Uni Eropa. Jika mampu naik, penguatannya akan terbatas.

Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 56,93 poin (0,45%) ke level 12.489,53.  
  • Indeks KOSPI naik tipis 0,82 poin (0,04%) ke level 1.978,49.  

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG ditutup menguat cukup signifikan pada perdagangan kemarin. Kenaikan IHSG didorong oleh kesepakatan bailout untuk Cyprus. Di sisi lain kami melihat pergerakan indeks masih akan dibayangi oleh kekhawatiran akan tingginya tingkat inflasi untuk beberapa waktu mendatang. Naiknya beberapa kebutuhan pokok, kenaikan TDL, serta kebijakan pemerintah terkait BBM akan membayangi gerak indeks. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas pada kisaran support-resistance 4.755-4.800.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 54.74 poin (+1.16%) ke 4,777.90 dengan jumlah transaksi sebanyak 15.91 juta lot atau setara dengan Rp20.55 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+1.08%), sektor basic-industries (+1.47%), sektor construction and property (+2.25%), sektor consumer goods (+2.45%), sektor finance (+1.12%), sektor infrastructure (+0.95%), sektor mining (-0.27%), sektor misc-industries (+1.85%), dan sektor trade (-0.39%)

Tercatat sebanyak 178 saham mengalami penguatan, 85 saham mengalami penurunan, 96 saham tidak mengalami perubahan dan 112 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I BBCA (+2.83%), ASII (+2.00%), UNVR (+2.94%), SMGR (+3.86%), dan ICBP (+7.74%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. PGAS (-1.82%), MNCN (-4.20%), BDMN (-2.36%), BYAN (-5.13%), dan SCMA (-3.57%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp41 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. INDF, BBRI, DYAN, ASRI, dan MNCN. Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9,736 per Dollar AS.

Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin menghasilkan sinyal bullish harami candlestick. Hal ini mengindikasikan hari ini IHSG akan mengalami penguatan, di mana hal ini juga dikonfirmasi oleh indikator RSI yang menghasilkan sinyal bullish reversal. Dengan support 4,720 dan resistance 4,820. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : BBCA, CTRS, SMGR.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads