Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.740 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 2,497 poin (0,05%) ke level 4.802,161. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,829 poin (0,10%) ke level 810,860.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski belum marak, tapi aksi beli terjadi di saham-saham unggulan. Aksi beli ini sejalan diimbangi dengan aksi ambil untung yang banyak terjadi di saham-saham berbasis konsumer.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG menguat 14,949 poin (0,31%) ke level 4.814,613. Sementara Indeks LQ45 naik 2,692 poin (0,23%) ke level 812,723.
Kemarin, IHSG melonjak 54 poin didorong maraknya aksi beli di saham unggulan dan lapis dua. Indeks pun semakin mendekati level 4.800 kembali.
Wall Street kembali jatuh di awal pekan akibat tertekan kekhawatiran krisis Republik Siprus di zona Eropa. Sentimen ini menghapus poin yang sudah dicetak indeks-indeks di awal perdagangan.
Bursa-bursa di Asia berjatuhan ke zona merah pagi hari ini menyusulnya sentimen negatif dari Uni Eropa. Hanya bursa saham Singapura yang masih berhasil menguat meski hanya tipis.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 12,61 poin (0,54%) ke level 2.314,10. Â
- Indeks Hang Seng melemah 79,33 poin (0,36%) ke level 22.171,82. Â
- Indeks Nikkei 225 menipis 20,35 poin (0,16%) ke level 12.526,11. Â
- Indeks Straits Times naik tipis 4,89 poin (0,15%) ke level 3.272,37.











































