Aksi Borong Jelang Penutupan Angkat IHSG 42 Poin

Aksi Borong Jelang Penutupan Angkat IHSG 42 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 26 Mar 2013 16:10 WIB
Aksi Borong Jelang Penutupan Angkat IHSG 42 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 42 poin didorong aksi beli jelang penutupan perdagangan. Indeks berhasil menepis maraknya sentimen negatif yang beredar.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.730 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.740 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 4,090 poin (0,09%) ke level 4.803,754 meski dibayangi sentimen negatif dari krisis Republik Siprus di Uni Eropa. Indeks kembali menembus level 4.800.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski belum marak, tapi aksi beli terjadi di saham-saham unggulan. Aksi beli ini sejalan diimbangi dengan aksi ambil untung yang banyak terjadi di saham-saham berbasis konsumer.

Pada penutupan perdagangan sesi, IHSG naik 17,050 poin (0,36%) ke level 4.816,714 meski dibayangi sentimen negatif krisis Siprus. Indeks bertahan di zona hijau berkat aksi beli di saham-saham unggulan.

Pergerakan indeks tidak terlalu bergairah, masih dalam rentang yang tipis. Meski terkesan bergerak lambat, IHSG masih bisa menghindari zona merah berkat aksi beli selektif investor.

Aksi beli mulai marak jelang penutupan perdagangan, membuat indeks langsung melompat ke posisi tertingginya di 4.861,760.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (26/3/2013), IHSG ditutup menanjak 42,855 poin (0,89%) ke level 4.842,519. Sementara Indeks LQ45 ditutup melonjak 8,813 poin (1,09%) ke level 818,844.

Aksi beli dilakukan investor asing dan lokal, sasarannya saham-saham unggulan dan beberapa saham lapis dua. Indeks masih bisa bertahan positif di tengah maraknya sentimen negatif.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 169.380 kali pada volume 6,668 miliar lembar saham senilai Rp 8,452 triliun. Sebanyak 171 saham naik, sisanya 91 saham turun, dan 103 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia mengakhiri perdagangan hari ini dengan bergerak mixed. Sentimen krisis finansial Siprus masih membayangi pasar saham regional, membuat pelaku pasar makin berhati-hati dalam bertransaksi.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai anjlok 29,05 poin (1,25%) ke level 2.297,67.  
  • Indeks Hang Seng naik 59,93 poin (0,27%) ke level 22.311,08.  
  • Indeks Nikkei 225 melemah 74,84 poin (0,60%) ke level 12.471,62.  
  • Indeks Straits Times menguat 15,53 poin (0,48%) ke level 3.283,01.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indocement (INTP) naik Rp 850 ke Rp 23.050, Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 650 ke Rp 18.150, Akasha Wira (ADES) naik Rp 575 ke Rp 4.300, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 500 ke Rp 46.550.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mandom (TCID) turun Rp 1.600 ke Rp 11.700, Unilever (UNVR) turun Rp 300 ke Rp 22.450, BCA (BBCA) turun Rp 250 ke Rp 10.650, dan Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 200 ke Rp 5.800.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads