Raup Laba Rp 1,4 Triliun, BTN Bagi-bagi Dividen Rp 409 Miliar

Raup Laba Rp 1,4 Triliun, BTN Bagi-bagi Dividen Rp 409 Miliar

- detikFinance
Rabu, 27 Mar 2013 14:54 WIB
Raup Laba Rp 1,4 Triliun, BTN Bagi-bagi Dividen Rp 409 Miliar
Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (BTN) sepakat untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham sebesar Rp 409 miliar atau 30% diambil dari perolehan laba bersih perseroan tahun buku 2012 sebesar Rp 1,4 triliun.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) telah menyetujui penggunaan 30% dari laba bersih perseroan atau sekitar Rp 409 miliar akan dibagikan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham.

"Perseroan juga menyetujui untuk tidak mengalokasikan dana untuk Program Kemitraan dan Bina Lingkungan dari Laba," kata dia usai acara RUPST, di Menara BTN, Jakarta, Rabu (27/3/13).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebutkan, perseroan akan mencadangkan 1,5% atau sekitar Rp 20 miliar untuk tanggung jawab sosial Perusahaan (corporate social responsibility). RUPST juga menyetujui Perseroan untuk menetapkan limit Hapus Tagih yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam rangka penyelesaian piutang macet perseroan.

Tercatat, per 31 Desember 2012 (audited) laba setelah pajak perseroan sebesar Rp 1,4 Triliun. Angka itu naik 21,93% dari posisi yang sama tahun 2011 yang sebesar Rp 1,1 Triliun. P

Perolehan laba ini ditopang oleh pendapatan bunga bersih (net interest margin) sebesar Rp 4,7 triliun. Selain itu, perseroan berhasil meraup keuntungan dari pendapatan operasional sebesar Rp 1,9 triliun. Pendapatan ini sudah termasuk yang diperoleh dari fee base income (FBI) sebesar Rp 577 miliar.

Sementara itu, perseroan juga mencatat kenaikan assetnya sebesar 25,4% dari Rp 89,1 triliun pada tahun 2011 menjadi Rp 111,7 triliun pada 2012.

Sedangkan kredit perseroan cukup tinggi selama tahun 2012. Kredit dan pembiayaan Bank BTN tumbuh 28,1% dibanding kredit dan pembiayaan tahun 2011. Per 31 Desember 2012 kredit dan pembiayaan yang disalurkan Bank BTN mencapai Rp 81,4 triliun. Tahun 2011 pada posisi yang sama kredit dan pembiayaan yang dialurkan sebesar Rp 63,6 triliun.

Tercatat tahun 2012 komposisi kredit Bank BTN adalah 86,26% untuk kredit perumahan dan sisanya yang sebear 13,74% untuk kredit non perumahan. Pertumbuhan kredit ini di atas pertumbuhan rata-rata industri yang berada di sekitar 23%.

Selain itu, Dana Pihak Ketiga perseroan tumbuh dari Rp 61,9 triliun pada tahun 2011 menjadi Rp 80,7 triliun pada posisi yang sama tahun 2012. Dana Pihak Ketiga Bank BTN pada tahun 2012 pertumbuhannya mencapai 30,2%. Pertumbuhan ini juga melebihi rata-rata industri. Total Dana Pihak Ketiga perbankan nasional tahun 2012 sebesar 15,5%.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Tabungan Negara (BTN) juga menyetujui perombakan susunan komisaris dengan memberhentikan Zaki Baridwan sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen dan Subarjo Joyosumarto sebagai Komisaris Independen.

"Perubahan susunan komisaris tersebut berlaku efektif terhitung sejak ditutupnya RUPST," kata Direktur Utama BTN Maryono usai RUPST.

Dia menyebutkan, saat ini, posisi Komisaris Utama dijabat oleh Mardiasmo dan Maulana Ibrahim sebagai Komisaris Independen serta mengalihkan Sahala Lumban Gaol dari jabatannya sebagai Komisaris menjadi Komisaris Independen yang akan dilakukan fit and proper test terlebih dahulu oleh Bank Indonesia.

Berikut susunan Komisaris Bank BTN yang baru:
  • Komisaris Utama: Mardiasmo
  • Komisaris: Dwijanti Tjahjaningsih
  • Komisaris Independen: Sahala Lumban Gaol
  • Komisaris: Agung Kuswandono
  • Komisaris Independen: Amanah Abdulkadir
  • Komisaris Independen: Maulana Ibrahim
(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads