Rekor Tertinggi Baru IHSG di 4.928

Rekor Tertinggi Baru IHSG di 4.928

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 27 Mar 2013 16:07 WIB
Rekor Tertinggi Baru IHSG di 4.928
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 85 poin mencetak rekor tertingginya barunya sepanjang masa. Banyaknya sentimen positif membuat aksi beli makin marak di lantai bursa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.720 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.730 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 18,409 poin (0,38%) ke level 4.860,928 berkat dorongan dari menguatnya Wall Street semalam. Investor juga kembali berburu saham menyusul positifnya laporan kinerja emiten.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor kembali mengincar saham-saham unggulan dan lapis dua yang masih punya ruang untuk menguat. Indeks langsung menanjak ke level tertingginya hari ini di level 4.928,102.

Posisi tersebut sekaligus merupakan level intraday tertinggi IHSG sepanjang masa. Rekor ini sebelumnya ditembus pada 8 Maret 2013 lalu di posisi 4.904,477.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melompat 62,547 poin (1,29%) ke level 4.905,066 berkat aksi borong saham yang dilakukan investor lokal dan asing. Indeks sempat menyentuh rekor intraday tertingginya sepanjang masa.

Laporan kinerja emiten yang rata-rata positif membuat pelaku pasar makin semangat memborong saham. Investor juga dapat semangat dari Dow Jones yang semalam mencetak rekor tertinggi barunya.

Menutup perdagangan, Rabu (27/3/2013), IHSG melesat 85,583 poin (1,77%) ke level 4.928,102. Sementara Indeks LQ45 menanjak 15,567 poin (1,90%) ke level 834,411.

Posisi tersebut merupakan rekor tertinggi IHSG sepanjang masa yang paling baru. Rekor terakhir yang dicetak IHSG ada di level 4.874,495 pada 8 Maret 2013 lalu, setelah naik 26,196 poin (0,54%).

Aksi beli asing banyak dilakukan investor asing. Transaksi asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 594,01 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 188.951 kali pada volume 8,439 miliar lembar saham senilai Rp 8,575 triliun. Sebanyak 200 saham naik, sisanya 68 saham turun, dan 110 saham stagnan.

Setelah sempat bergerak mixed pagi tadi, bursa-bursa di Asia menutup perdagangan hari ini dengan kompak menguat. Positifnya Wall Street serta

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:

  • Indeks Hang Seng menguat 153,74 poin (0,69%) ke level 22.464,82. Β 
  • Indeks Nikkei 225 naik 22,17 poin (0,18%) ke level 12.493,79. Β 
  • Indeks Straits Times menanjak 21,50 poin (0,65%) ke level 3.310,03.
  • Indeks KOSPI bertambah 9,74 poin (0,49%) ke level 1.993,44. Β 

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 7.000 ke Rp 315.000, HM Sampeorna (HMSP) naik Rp 2.500 ke Rp 82.500, Mandom (TCID) naik Rp 1.200 ke Rp 12.900, dan Taisho (SQBI) naik Rp 1.000 ke Rp 239.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 500 ke Rp 26.000, Lippo General Insurance (LPGI) turun Rp 150 ke Rp 3.125, Bank of India (BSWD) turun Rp 110 ke Rp 1.450, dan Lippo Cikarang (LPCK) turun Rp 100 ke Rp 6.800.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads