Bayar Utang US$ 60 Juta, Garuda Tak Bagi Dividen

Bayar Utang US$ 60 Juta, Garuda Tak Bagi Dividen

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 27 Mar 2013 17:14 WIB
Bayar Utang US$ 60 Juta, Garuda Tak Bagi Dividen
Jakarta - PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA) tahun ini harus memenuhi kewajiban utang jatuh tempo sekitar US$ 60 juta. Kewajiban ini, berdampak pada deviden yang diterima para pemegang saham.

Direktur Keuangan Garuda Handrito Hardjono menilai, tahun 2013 ini seperti tahun sebelumnya, Garuda tidak berencana membagi dividen.

"Kelihatannya enggak bisa," tutur Handrito kepada wartawan saat pemaparan kinerja 2012 di Hotel Hyatt Jakarta, Rabu (27/3/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kewajiban utang ini, wajib dipenuhi karena Garuda harus mengikuti perjanjian dengan para kreditur. Tahun 2012, maskapai pelat merah ini mencatat laba komprehensif US$ 145,4 juta (Rp 1,38 triliun) di akhir 2012, naik dua kali lipat dari laba tahun sebelumnya US$ 72,7 juta (Rp 690,6 miliar).

(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads