Meski Rugi , PLN Optimis Pasar Serap Obligasi Rp 1,5 T

Meski Rugi , PLN Optimis Pasar Serap Obligasi Rp 1,5 T

- detikFinance
Kamis, 07 Okt 2004 14:37 WIB
Jakarta - Perusahaan Listrik Negara (PLN) optimis penjualan obligasi ketujuh Rp 1,5 triliun bakal terserap pasar, meski perusahaan hingga Semester I 2004, mengalami rugi bersih Rp 3,736 triliun. Pasalnya, kinerja PLN justru membaik dengan dibukukannya laba usaha per Semester I 2004, sebesar Rp 1,334 triliun. Sedangkan pada tahun 2003, PLN mencatat rugi usaha Rp 4,156 triliun.Demikian disampaikan Dirut PLN Eddie Widiono kepada wartawan dalam jumpa pers di kantornya, Jl. Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (7/10/2004).Eddie menjelaskan, membaiknya kinerja perusahaan dilihat dari laba usaha karena adanya peningkatan pendapatan operasi pada Semester I 2004, sebesar Rp 29,94 triliun. Pendapatan itu terutama berasal dari penjualan tenaga listrik."Jadi meski tidak ada kenaikan tarif, pendapatan PLN sampai Semester I 2004 meningkat karena adanya perubahan komposisi penjualan. Di mana banyak pelanggan listrik membayar lebih tinggi," ungkap Eddie.Sedangkan penjelasan rugi bersih yang dialami PLN pada Semester I 2004, terutama karena adanya pembayaran bunga pinjaman Rp 2,362 triliun dan rugi selisih kurs Rp 1,677 triliun.Obligasi senilai Rp 1,5 triliun yang diterbitkan PLN dalam jangka waktu 10 tahun dan telah mendapatkan peningkatan dari Kasnic dengan rating single A. Bertindak sebagai penjamin emisi adalah PT Bahana Securities, PT Trimegah Sekuritas Tbk, dan PT Danareksa Sekuritas. Perseroan akan melakukan due diligence meeting untuk obligasi tersebut pada Rabu (13/10/2004).Soal besarnya bunga obligasi, Eddie menolak menjelaskannya. Namun diperkirakan bunga berada di kisaran 11 sampai 12 persen. (djo/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads