Bursa Regional Turun, IHSG Terkoreksi 6,234 Poin
Kamis, 07 Okt 2004 16:19 WIB
Jakarta - Penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis (7/10/2004) kembali berlanjut dengan turun 6,234 poin pada level 849,826. Terkoreksinya indeks karena pengaruh turunnya bursa regional akibat naiknya harga minyak dunia yang tembus US$ 52 per barel.Indeks LQ-45 turun 1,624 poin pada level 184,515, JII turun 0,601 poin pada level 138,914, MBX turun 2,900 poin pada level 223,267 dan DBX naik 0,072 poin pada level 202,495.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 19.850 kali pada volume 3.154.633 lot saham senilai Rp 982,388 miliar. Sebanyak 63 saham naik, 57 saham turun dan 257 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losers diantaranya: HM Sampoerna turun Rp 250 menjadi Rp 5.850, Gudang Garam turun Rp 200 menjadi Rp 12.850, Unilever Indonesia turun Rp 100 menjadi Rp 3.150, BRI turun Rp 75 menjadi Rp 2.075, Indosat turun Rp 50 menjadi Rp 4.350, Aneka Tambang turun Rp 50 menjadi Rp 1.425, Astra Internasional turun Rp 50 menjadi Rp 7.550.Sedangkan saham yang naik harganya di top gainers diantaranya: Barito Pacific Timber naik Rp 80 menjadi Rp 390, Indosiar Karya Media naik Rp 50 menjadi Rp 725, Gajah Tunggal naik Rp 25 menjadi Rp 575, Energi Mega Persada naik Rp 25 menjadi Rp 575 dan Bank Permata naik Rp 25 menjadi Rp 1.025.Naiknya harga minyak dunia telah menimbulkan kekhawatiran bagi investor internasional. Pasalnya tingginya harga minyak dunia bisa mengancam pertumbuhan ekonomi global. Turunnya bursa regional akibat tingginya harga minyak juga berdampak pada melemahnya IHSG. Diperkirakan penurunan ini masih akan berlanjutnya pada perdagangan besok karena volume perdagangan hari ini tidak begitu ramai.
(san/)











































