IHSG Diperkirakan Kembali Menguat

Rekomendasi Saham

IHSG Diperkirakan Kembali Menguat

- detikFinance
Senin, 01 Apr 2013 07:51 WIB
IHSG Diperkirakan Kembali Menguat
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil naik 12 poin di pengujung perdagangan berkat aksi beli di saham konsumer dan bank. Indeks kembali cetak rekor tertinggi sepanjang masa.

Mengakhiri perdagangan terakhir pekan lalu, Kamis (28/3/2013), IHSG ditutup naik 12,884 poin (0,26%) ke level 4.940,986. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 2,460 poin (0,29%) ke level 836,871.

Rekor IHSG kali ini juga merupakan intraday tertingginya sepanjang masa. Rekor tertinggi IHSG sebelumnya ada di level 4.928,102 pada perdagangan kemarin setelah melesat 85,583 poin (1,77%).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perdagangan saham di bursa Wall Street AS berakhir positif. Indeks S&P 500 mengakhiri perdagangan dengan rekor tertingginya di tengah kepercayaan pelaku pasar saham terhadap perekonomian AS.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks S&P 500 ditutup naik 6,34 poin (0,41%) ke level 1.569,19. Ini merupakan rekor terbaru S&P 500 sejak 9 Oktober 2007 lalu.

Sementara indeks Dow Jones Industrial Average belum bisa menyentuh rekor lagi. Meski begitu, Dow Jones ditutup naik 52,38 poin (0,36%) ke level 14.578,54. Lalu indeks Nasdaq naik 11 poin (0,34%) ke level 3.267,52.

Hari ini, IHSG diprediksi bisa melanjutkan penguatan, terutama setelah Indeks S&P 500 mencapai rekor tertinggi. Pergerakan mixed dari bursa Asia bisa menghambat laju penguatan IHSG.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 37,66 poin (0,30%) ke level 12.360,25. Β 
  • Indeks KOSPI naik 11,37 poin (0,57%) ke level 2.004,89. Β 

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG pada perdagangan terakhir menjelang libur panjang pekan lalu ditutup menguat tipis. Di sisi lain kami melihat pergerakan indeks masih dibayangi oleh pergerakan bursa regional yang sebagian juga melemah akibat data penjualan rumah di AS yang mengalami penurunan turun. Selain itu investor juga masih dari kekhawatiran akan krisis Eropa. Bank-bank di Portugal, Spanyol, dan Italia kemungkinan akan mengalami kesulitan dana pihak ketiga karena pemotongan deposit yang dilakukan di Yunani diperkirakan membuat nasabah takut untuk menaruh dananya di bank. Gejolak politik di Italia yang masih belum bisa membentuk pemerintahan juga turut menambah kekuatiran di Eropa, karena Italia juga merupakan negara yang dalam status waspada terkait utang yang dimiliknya. Penjualan rumah second bulan February mengalami penurunan 0,4% juga memberikan sentimen negatif terhadap bursa. Sementara dari dalam negeri, laporan keuangan emiten yang dimumkan Kamis lalu tampaknya sudah tercermin di pergerakan harga saham. Mengawali pekan ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Kisaran support-resistance 4.920-4.960.

eTrading Securities
Pada perdagangan akhir pekan, IHSG ditutup naik 12.88 poin (+0.26%) ke 4,940.99 dengan jumlah transaksi sebanyak 15.92 juta lot atau setara dengan Rp7.04 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-0.05%), sektor basic-industries (-0.54%), sektor construction and property (-0.10%), sektor consumer goods (+0.58%), sektor finance (+0.69%), sektor infrastructure (+1.18%), sektor mining (-0.50%), sektor misc-industries (-0.65%), dan sektor trade (-0.07%)

Tercatat sebanyak 128 saham mengalami penguatan, 140 saham mengalami penurunan, 103 saham tidak mengalami perubahan dan 100 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I BBCA (+3.64%), PGAS (+3.48%), GGRM (+4.15%), CPIN (+4.66%), dan TLKM (+1.38%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. SMGR (-4.07%), KLBF (-3.88%), ASII (-0.63%), MNCN (-4.24%), dan BMTR (-4.12%).

Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp61 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BMRI, GGRM, CPIN, LPPF, dan TLKM. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9,740 per Dollar AS.

Secara teknikal kenaikan IHSG akhir pekan lalu semakin memperkuat sinyal bullish pada 5 day period MA, karena itu untuk hari ini diperkirakan IHSG masih akan mengalami penguatan di mana hal ini juga terlihat dari indikator MACD yang berpeluang membentuk golden cross. Dengan support 4,800 dan resistance 5,000. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : CPIN, ISAT, MAPI.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads