Sempat Tembus Rekor Intraday Tertinggi, IHSG Menipis 2 Poin

Sesi I

Sempat Tembus Rekor Intraday Tertinggi, IHSG Menipis 2 Poin

- detikFinance
Senin, 01 Apr 2013 12:10 WIB
Sempat Tembus Rekor Intraday Tertinggi, IHSG Menipis 2 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 2 poin akibat aksi ambil untung. Sebelum terpangkas, indeks sempat menembus intraday tertingginya sepanjang masa.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka turun 13,601 poin (0,28%) ke level 4.927,385 membuka perdagangan awal pekan. Aksi ambil untung marak terjadi pasca indeks menyentuh rekor tertinggi di akhir pekan lalu.

Saham-saham unggulan jadi target aksi ambil untung, terutama yang sudah naik tinggi akhir pekan lalu. Pelemahan indeks masih ditahan oleh penguatan saham-saham tambang dan perdagangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi beli di saham-saham konsumer sempat mendorong indeks ke level intraday tertingginya sepanjang masa di 4.953,399. Rekor sebelumnya berada di level 4.940,986 pada penutupan perdagangan Kamis 28 Maret 2013 lalu.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (1/4/2013), IHSG menipis 2,619 poin (0,05%) ke level 4.938,367. Sementara Indeks LQ45 turun tipis 2,033 poin (0,24%) ke level 834,838.

Lima sektor industri di lantai bursa terkena koreksi akibat aksi ambil untung, sementara lima sektor lainnya menguat berkat aksi beli selektif. Kondisi ini membuat indeks bergerak fluktuatif dalam rentang tipis.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 74.845 kali pada volume 2,713 miliar lembar saham senilai Rp 2,61 triliun. Sebanyak 133 saham naik, sisanya 105 saham turun, dan 101 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia masih banyak yang tutup menyambut hari libur nasional. Beberapa bursa regional yang buka hari ini bergerak mixed.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:


  • Indeks Nikkei 225 anjlok 138,57 poin (1,12%) ke level 12.259,34.  
  • Indeks Straits Times naik 4,73 poin (0,14%) ke level 3.312,83.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 10.000 ke Rp 340.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.950 ke Rp 50.900, Lion Metal (LION) naik Rp 1.000 ke Rp 13.900, dan Matahari (LPPF) naik Rp 700 ke Rp 11.700.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Tigaraksa (TGKA) turun Rp 500 ke Rp 2.800, Indocement (INTP) turun Rp 450 ke Rp 22.850, Mitra Adiperkasa (MAPI) turun Rp 350 ke Rp 8.750, dan BCA (BBCA) turun Rp 350 ke Rp 11.050.


(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads