Aksi beli di saham-saham konsumer sempat mendorong indeks ke level intraday tertingginya sepanjang masa di 4.953,399. Rekor sebelumnya berada di level 4.940,986 pada penutupan perdagangan Kamis 28 Maret 2013 lalu.
Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (1/4/2013), IHSG ditutup menipis 3,411 poin (0,07%) ke level 4.937,575. Sementara Indeks LQ45 ditutup melemah 3,351 poin (0,40%) ke level 833,520.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan senin waktu setempat, Indeks Dow Jones menipis 5,69 poin (0,04%) ke level 14.572,85. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 7,02 poin (0,45%) ke level 1.562,17. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 28,35 poin (0,87%) ke level 3.239,17.
Hari ini, IHSG diperkirakan akan kembali melemah atas sentimen negatif yang bermunculan baik dari pasar global maupun regional. Posisi indeks yang masih cukup tinggi bisa dijadikan alasan untuk mengambil untung.
Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 193,41 poin (1,59%) ke level 11.941,61. Β
- Indeks KOSPI menipis 0,32 poin (0,02%) ke level 1.995,67. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG ditutup melemah pada perdagangan kemarin menyusul pengumuman data inflasi yang di atas ekspektasi serta defisit perdagangan yang kembali negatif. Kecenderungan tingginya inflasi pada bulan mendatang menjadi katalis negatif bagi pasar. Tingginya inflasi membuka kekhawatiran akan kenaikan suku bunga acuan di masa mendatang. Katalis negatif menjadi dalam negeri tadi menahan berita positif dari eksternal antara lain, Pertumbuhan ekonomi AS Q4/2012 direvisi dari 0,1% menjadi 0,4%. Selain itu juga ada data klaim tunjangan pengangguran yang lebih buruk dari perkiraan, meski begitu hal ini ditanggapi positif karena dengan begitu the Fed masih akan terus mengucurkan stimulus utk mengangkat pasar tenaga kerja AS. Indeks manufaktur Maret juga masih bertumbuh dengan indeks level 52,4, tetapi angka ini turun dari bulan Feb yang sebesar 56,8. Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Pasca berakhirnya musim laporan keuangan tahun buku 2012, kami melihat IHSG akan cenderung konsolidasi. Kisaran support-resistance 4.920-4.960.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -3.41 poin (-0.07%) ke 4,937.58 dengan jumlah transaksi sebanyak 12.6 juta lot atau setara dengan Rp5.29 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-0.43%), sektor basic-industries (+0.32%), sektor construction and property (-0.45%), sektor consumer goods (+0.82%), sektor finance (-1.03%), sektor infrastructure (-1.16%), sektor mining (+1.28%), sektor misc-industries (-0.35%), dan sektor trade (+1.79%)
Tercatat sebanyak 139 saham mengalami penguatan, 115 saham mengalami penurunan, 114 saham tidak mengalami perubahan dan 103 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.I GGRM (+3.98%), LPPF (+6.36%), BBNI (+1.98%), KLBF (+2.42%), dan SMGR (+1.41%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. BBCA (-3.07%), TLKM (-1.36%), PGAS (-1.68%), INTP (-1.93%), dan EMTK (-4.13%).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp385 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. GGRM, LPPF, BBNI, BDMN, dan KLBF. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9,739 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin menunjukkan penguatan yang semakin terbatas. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan berkonsolidasi dengan kecenderungan melemah, hal ini terlihat dari volume chart yang menurun dan indikator Stochastic yang sudah berada pada area overbought. Dengan support 4,850 dan resistance 5,000. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : AKRA, GGRM, GJTL.
(ang/ang)











































