Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 12,487 poin (0,25%) ke level 4.950,062 disemangati pasar saham regional yang rata-rata menguat. Aksi beli selektif masih terjadi meski dibayangi sentimen negatif melambatnya data manufaktur AS.
Saham-saham yang kemarin terkena koreksi kini kembali diincar investor. Atas momentum penguatan ini, indeks langsung menembus rekor intraday tertingginya di level 4.968,311.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (2/4/2013), IHSG naik 15,663 poin (0,32%) ke level 4.953,238. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,091 poin (0,37%) ke level 836,611.
Indeks sama sekali tidak menyentuh zona merah pada perdagangan hari ini. Aksi beli yang dilakukan investor asing dan lokal mendorong indeks terus menanjak di teritori positif.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 74.845 kali pada volume 2,713 miliar lembar saham senilai Rp 2,61 triliun. Sebanyak 133 saham naik, sisanya 105 saham turun, dan 101 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed hingga siang hari ini. Sentimen negatif dari pasar global masih membayangi pergerakan bursa-bursa regional.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 8,50 poin (0,38%) ke level 2.225,89. Β
- Indeks Hang Seng naik 17,09 poin (0,08%) ke level 22.316,72. Β
- Indeks Nikkei 225 turun 91,63 poin (0,76%) ke level 12.043,39. Β
- Indeks Straits Times menguat tipis 1,10 poin (0,03%) ke level 3.308,68. Β
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain (LPGI) turun Rp 300 ke Rp 3.125, Mitra Adiperkasa (MAPI) turun Rp 250 ke Rp 8.500, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 200 ke Rp 15.000, dan Indofood CBP (ICBP) turun Rp 200 ke Rp 9.700.
(ang/dnl)











































