Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis di posisi Rp 9.735 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.740 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 12,487 poin (0,25%) ke level 4.950,062 disemangati pasar saham regional yang rata-rata menguat. Aksi beli selektif masih terjadi meski dibayangi sentimen negatif melambatnya data manufaktur AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekor tertinggi IHSG sebelumnya ada di level 4.953,399 diraihnya pada perdagangan kemarin. Sayangnya, momentum penguatan kemarin tidak terjaga dengan baik sehingga IHSG ditutup melemah dan gagal cetak rekor baru.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 15,663 poin (0,32%) ke level 4.953,238 atas aksi beli selektif saham-saham yang sudah murah. Indeks kembali menembus level intraday tertingginya sepanjang masa.
Indeks sama sekali tidak menyentuh zona merah pada perdagangan hari ini. Aksi beli yang dilakukan investor asing dan lokal mendorong indeks terus menanjak di teritori positif.
Menutup perdagangan, Selasa (2/4/2013), IHSG naik 19,676 poin (0,40%) ke level 4.957,251. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,496 poin (0,42%) ke level 837,016.
Indeks berhasil menjaga momentum penguatan yang terjadi sejak dibukanya perdagangan sampai penutupan. Pencetakan rekor kali ini berkat penguatan saham-saham lapis dua.
Rekor tertinggi IHSG sebelumnya berada di level 4.940,986 pada penutupan perdagangan Kamis 28 Maret 2013. Saat itu, IHSG ditutup 12,884 poin (0,26%).
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 201.190 kali pada volume 8,787 miliar lembar saham senilai Rp 6,161 triliun. Sebanyak 164 saham naik, sisanya 113 saham turun, dan 96 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan hari ini dengan mixed. Sentimen negatif dari pasar global terus membayangi pergerakan bursa-bursa regional.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 6,66 poin (0,30%) ke level 2.227,74. Â
- Indeks Hang Seng naik 68,19 poin (0,31%) ke level 22.367,82. Â
- Indeks Nikkei 225 turun 131,59 poin (1,08%) ke level 12.003,43. Â
- Indeks Straits Times menguat 5,18 poin (0,16%) ke level 3.312,76. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Tembaga Mulia (TBMS) naik Rp 1.350 ke Rp 8.100, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 950 ke Rp 52.950, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 850 ke Rp 36.000, dan Mayora (MYOR) naik Rp 650 ke Rp 27.150.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Lionmesh (LMSH) turun Rp 1.000 ke Rp 14.000, Baramulti (BSSR) turun Rp 515 ke Rp 1.560, Lippo General (LPGI) turun Rp 300 ke Rp 3.125, dan Mitra Adiperkasa (MAPI) turun Rp 300 ke Rp 8.450.
(ang/dnl)











































