Sempat Naik Hingga 4.985, IHSG Langsung melambat

Sesi I

Sempat Naik Hingga 4.985, IHSG Langsung melambat

- detikFinance
Rabu, 03 Apr 2013 12:14 WIB
Sempat Naik Hingga 4.985, IHSG Langsung melambat
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus rekor intraday tertingginya sepanjang masa di 4.985. Setelah naik tinggi, indeks sempat jatuh gara-gara aksi ambil untung.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menanjak 24,534 poin (0,49%) ke level 4.981,785 didorong sentimen positif dari pasar global dan regional. Penguatan indeks ini semakin mendekati level 5.000.

Sayangnya, setelah menembus rekor intraday tertingginya sepanjang masa di 4.985,852 indeks langsung terkena aksi ambil untung. Indeks pun sempat terjerembab ke zona merah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (3/4/2013), IHSG naik 11,651 poin (0,24%) ke level 4.968,902. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,125 poin (0,25%) ke level 839,141.

Perburuan saham-saham di sektor finansial, terutama saham bank, yang membuat indeks bisa kemblai ke zona hijau. Saham-saham lapis dua di sektor infrastruktur juga ikut membantu penguatan indeks.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 106.935 kali pada volume 4,215 miliar lembar saham senilai Rp 3,294 triliun. Sebanyak 122 saham naik, sisanya 126 saham turun, dan 92 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia masih bergerak mixed hingga siang hari ini, rata-rata berhasil menguat dipimpin oleh pasar saham Jepang yang melonjak tinggi. Bursa Singapura masih terjebak di zona merah.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 3,09 poin (0,14%) ke level 2.230,83.  
  • Indeks Hang Seng melemah 28,67 poin (0,13%) ke level 22.339,15.  
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 284,27 poin (2,37%) ke level 2.287,70.  
  • Indeks Straits Times naik tipis 0,27 poin (0,01%) ke level 3.317,86.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.150 ke Rp 37.150, Inti Bangun (IBST) naik Rp 1.000 ke Rp 6.800, Mayora (MYOR) naik Rp 900 ke Rp 28.050, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 600 ke Rp 19.250.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Lion Metal (LION) turun Rp 600 ke Rp 13.000, Lippo Cikarang (LPCK) turun Rp 250 ke Rp 6.150, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 250 ke Rp 52.700, Nippon Indosari (ROTI) turun Rp 200 ke Rp 7.750.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads