Tertekan Aksi Ambil Untung, IHSG Jatuh 58 Poin

Tertekan Aksi Ambil Untung, IHSG Jatuh 58 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 04 Apr 2013 16:10 WIB
Tertekan Aksi Ambil Untung, IHSG Jatuh 58 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 58 poin tertekan oleh aksi ambil untung yang dilakukan investor lokal dan asing. Saham-saham unggulan yang kemarin naik tinggi kini mulai berjatuhan.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.760 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.750 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG terpangkas 17,606 poin (0,35%) ke level 4.963,733 pasca cetak rekor tertinggi. Investor mulai menarik untung didorong oleh maraknya sentimen negatif dari pasar global dan regional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seluruh sektor industri terkena koreksi dan jatuh ke teritori negatif. Investor mengambil untung di seluruh lapisan saham membuat indeks meluncur hingga ke posisi terendahnya di 4.922,611.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG terpangkas 38,534 poin (0,77%) ke level 4.942,932 akibat aksi ambil untung di seluruh lapisan saham. Untungnya koreksi ini tidak membuat indeks lengser dari level 4.900.

Saham-saham konstruksi dan infrastruktur yang kemarin naik tinggi kini memimpin pelemahan dengan koreksi lebih dari satu persen. Tak satu pun indeks sektoral yang bisa mencapai zona hijau hari ini.

Menutup perdagangan, Kamis (4/4/2013), IHSG anjlok 58,855 poin (1,18%) ke level 4.922,611. Sementara Indeks LQ45 jatuh 13,359 poin (1,58%) ke level 830,132.

Investor asing mulai mengambil untung dibuntuti oleh investor lokal. Saham-saham unggulan kena koreksi sangat dalam, begitu juga saham-saham lapis dua.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 138.939 kali pada volume 8,933 miliar lembar saham senilai Rp 7,019 triliun. Sebanyak 89 saham naik, sisanya 171 saham turun, dan 103 saham stagnan.

Pasar saham Jepang yang pagi tadi anjlok kini malah melonjak tinggi, didorong bank sentral Jepang yang memberi sinyal atas tambahan stimulus. Bursa-bursa Asia lainnya, selain China, Hong Kong dan Taiwan yang tutup karena libur, menutup perdagangan hari ini di zona merah.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga sore hari ini:
Indeks Nikkei 225 melonjak 272,34 poin (2,20%) ke level 12.634,54.
Indeks Straits Times melemah 10,02 poin (0,30%) ke levl 3.311,75.
Indeks KOSPI anjlok 23,77 poin (1,20%) ke level 1.959,45.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indocement (INTP) naik Rp 750 ke Rp 24.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 700 ke Rp 38.400, Enseval (EPMT) naik Rp 525 ke Rp 3.000, dan Indosat (ISAT) naik Rp 250 ke Rp 6.850.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indofood CBP (ICBP) turun Rp 600 ke Rp 10.000, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 84.500, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 450 ke Rp 17.800, dan Mitra Adiperkasa (MAPI) turun Rp 400 ke Rp 8.250.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads