IHSG Diprediksi Bergerak Mix

Rekomendasi Saham

IHSG Diprediksi Bergerak Mix

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 05 Apr 2013 08:38 WIB
IHSG Diprediksi Bergerak Mix
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin jatuh 58 poin tertekan oleh aksi ambil untung yang dilakukan investor lokal dan asing. Saham-saham unggulan yang kemarin naik tinggi kini mulai berjatuhan.

Menutup perdagangan, Kamis (4/4/2013), IHSG anjlok 58,855 poin (1,18%) ke level 4.922,611. Sementara Indeks LQ45 jatuh 13,359 poin (1,58%) ke level 830,132.

Semalam, Wall Street ditutup positif setelah dapat dorongan dari rencana Jepang memberikan stimulus terhadap pertumbuhan ekonominya. Bursa saham Jepang kemarin ditutup melonjak lebih 2,2%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 55,76 poin (0,38%) ke level 14.606,11. Indeks S&P 500 bertambah 6,29 poin (0,40%) ke level 1.559,98, sementara Indeks Komposit Nasdaq bertambah 6,38 poin (0,20%) ke level 3.224,98.

Hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak mixed meski dapat sentimen positif dari pakte stimulus Jepang. Ancaman Kores Utara yang mengancam keamanan dunia membuat pelaku pasar tertekan.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 400,55 poin (3,17%) ke level 13.035,09. Β 
  • Indeks KOSPI anjlok 21,92 poin (1,12%) ke level 1.937,53. Β 

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Rekomendasi
IHSG anjlok cukup dalam pada perdagangan kemarin menyusul berbagai sentiment negatif dari dalam maupun luar negeri. Faktor eksternal yang mempengaruhi bursa regional Asia kemarin, termasuk IHSG, antara lain beberapa data ekonomi AS yang mengecewakan dan juga ditambah ketegangan yang terus meningkat antara Korsel dan Korut. Perusahaan di Amerika menambah jumlah pekerjanya sebanyak 158.000 orang, atau lebih rendah dari estimasi yang sebesar 200.000 orang. Data tenaga kerja yang dibawah ekspektasi ini menimbulkan kekuatiran akan angka pengangguran yang akan dirilis hari ini. Dari dalam negeri pasar mulai dibayangi oleh rencana kebijakan pemerintah terkait harga BBM bersubsidi. Seperti diketahui tingginya konsumsi BBM dalam negeri dikhawatirkan akan terus menambah desifit anggaran tahun ini. Hari ini kami perkirakan IHSG cenderung tertahan dengan potensi melemah terbatas. Kisaran support-resistance 4.900-4.948.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -58.86 poin (-1.18%) ke 4,922.61 dengan jumlah transaksi sebanyak 17.71 juta lot atau setara dengan Rp6.84 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-0.22%), sektor basic-industries (-0.09%), sektor construction and property (-1.18%), sektor consumer goods (-0.91%), sektor finance (-1.47%), sektor infrastructure (-1.5%), sektor mining (-0.86%), sektor misc-industries (-2.72%), dan sektor trade (-0.55%)

Tercatat sebanyak 89 saham mengalami penguatan, 170 saham mengalami penurunan, 103 saham tidak mengalami perubahan dan 109 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I INTP (+3.22%), EPMT (+21.21%), ISAT (+3.78%), ITMG (+1.85%), dan SMCB (+2.61%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. ASII (-3.14%), BBCA (-3.12%), TLKM (-2.25%), PGAS (-2.52%), dan ICBP (-5.66%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp442 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. EXCL, ASRI, BBRI, MAPI, dan BSDE. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9,749 per Dollar AS.

Secara teknikal penurunan IHSG kemarin merupakan koreksi yang wajar. Kmearin IHSG menghasilkan full body bearish candlestick dan sinyal dead cross pada indikator stochastic, oleh karena itu untuk hari ini IHSG diperkirakan masih akan terkoreksi. Dengan support 4,850 dan resistance 5,000. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ASRI, INTP, ISAT.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads