Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 13,215 poin (0,27%) ke level 4.935,826 setelah dapat sentimen positif dari rencana Jepang memberikan stimulus kepada ekonominya. Aksi beli selektif terjadi di saham-saham yang sudah terkoreksi kemarin.
Aksi beli selektif kembali terjadi, kali ini di saham-saham yang kemarin sudah terkena koreksi. Indeks sempat menanjak hingga posisi tertinggi hari ini di level 4.948,750.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tujuh indeks sektoral di lantai bursa berhasil menguat, dipimpin oleh saham-saham sektor konstruksi. Tiga sektor lainnya masih terkoreksi, paling dalam sektor aneka industri.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 84.378 kali pada volume 2,759 miliar lembar saham senilai Rp 2,449 triliun. Sebanyak 132 saham naik, sisanya 90 saham turun, dan 115 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia masih banyak yang terjebak di zona merah atas sentimen negatif dari ancaman Korea Utara. Hanya pasar saham Jepang yang bisa terbang tinggi hingga tiga persen berkat rencana pemberian stimulus.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Hang Seng anjlok 528,90 poin (2,37%) ke level 21.808,59. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 431,71 poin (3,42%) ke level 13.066,25. Â
- Indeks Straits Times melemah 5,85 poin (0,18%) ke level 3.301,95. Â
- Indeks KOSPI jatuh 40,45 poin (2,06%) ke level 1.919,00. Â
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 300 ke Rp 18.900, Indosat (ISAT) turun Rp 300 ke Rp 6.550, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 ke Rp 15.100, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 250 ke Rp 38.150.
(ang/dnl)











































