Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 7.945 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.
Pada perdagangan preopening, IHSG menipis 1,694 poin (0,03%) ke level 4.924,374. Sedangkan Indeks LQ45 turun tipis 0,424 poin (0,05%) ke level 830,237.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor belum terlalu bersemangat dalam transaksi meski ada sentimen positif dari pasar global. Kekhawatiran dari krisis utang Eropa membuat pelaku pasar semakin berhati-hati dalam transaksi.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG naik tipis 3,079 poin (0,06%) ke level 4.929,147. Sementara Indeks LQ45 bertambah 0,490 poin (0,06%) ke level 831,151.
Akhir pekan lalu, IHSG naik 3 poin setelah aksi beli saham terjadi di akhir-akhir perdagangan. Saham-saham lapis dua naik paling tinggi.
Pada pekan lalu, indeks S&P 500 menyentuh level tertingginya. Indeks Dow Jones Industrial Average juga membuat rekor baru dalam sejarah. Saham-saham di bursa Wall Street terus naik yang juga didorong oleh stimulus yang dilakukan The Fed, kuatnya kinerja emiten, dan perbaikan indikator ekonomi AS.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed cenderung melemah pagi hari ini. Hanya bursa saham Jepang yang melonjak tinggi berkat stimulus moneter yang diberikan pemerintah setempat.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Hang Seng menipis 22,64 poin (0,10%) ke level 21.704,26.
- Indeks Nikkei 225 melonjak 297.,87 poin (2,32%) ke level 13.131,51. Β
- Indeks Straits Times turun 4,23 poin (0,13%) ke level 3.295,55.











































