IHSG Diperkirakan Mampu Rebound

Rekomendasi Saham

IHSG Diperkirakan Mampu Rebound

- detikFinance
Selasa, 09 Apr 2013 08:21 WIB
IHSG Diperkirakan Mampu Rebound
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin jatuh 28 poin sehingga harus meninggalkan level 4.900. Tekanan jual terjadi di saham-saham unggulan.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (8/4/2013), IHSG berkurang 28,547 poin (0,58%) ke level 4.897,521. Sementara Indeks LQ45 turun 5,198 poin (0,63%) ke level 825,463.

Semalam, Wall Street berakhir positif menjelang musim laporan kinerja keuangan triwulan pertama tahun ini. Penguatan ini terjadi di tengah pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang melambat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones menguat 48,23 poin (0,33%) ke level 14.613,48. Indeks Standard & Poor's 500 bertambah 9,79 poin (0,63%) ke level 1.563,07. Indeks Komposit Nasdaq melaju 18,39 poin (0,57%) ke level 3.222,25.

Hari ini, sentimen negatif masih banyak bermunculan dari pasar global, seperti masalah flu burung serta ketegangan di semenanjung Korea. Namun IHSG diprediksi bisa rebound jika ada dorongan sentimen positif.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menguat 57,87 poin (0,44%) ke level 13.250,46. Β 
  • Indeks KOSPI naik 6,50 poin (0,34%) ke level 1.925,19. Β 

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup melemah seiring dengan kekhawatiran akan dampak dari rencana penyesuaian harga BBM bersubsidi. Selain itu investor juga masih menanti keputusan BI terkait BI Rate sehubungan dengan data inflasi bulanan yang tinggi. Dari regional Asia, Nikkei kemarin berhasil menembus level 13.000, menyusul pelemahan yang terjadi pada Yen. Terakhir kali Nikkei menembus 13.000, adalah pada Agustus 2008. Selain dari Asia, bursa regional Eropa juga terlihat menguat mengantisipasi beberapa data makro dari Jerman. Di sisi lain pergerakan bursa regional masih dibayangi oleh kekhawatiran akan merebak kembalinya masalah flu burung serta ketegangan di semenanjung Korea. Hari ini Kami proyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran support-resistance 4.870-4.925.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -28.55 poin (-0.57%) ke 4,897.52 dengan jumlah transaksi sebanyak 10.62 juta lot atau setara dengan Rp 6.22 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-0.75%), sektor basic-industries (-0.19%), sektor construction and property (-1.08%), sektor consumer goods (-1.11%), sektor finance (-1.05%), sektor infrastructure (-0.45%), sektor mining (+0.05%), sektor misc-industries (+0.58%), dan sektor trade (-0.30%)

Tercatat sebanyak 103 saham mengalami penguatan, 169 saham mengalami penurunan, 100 saham tidak mengalami perubahan dan 99 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I PGAS (+2.67%), ASII (+0.65%), BDMN (+1.60%), EMTK (+1.69%), dan INTP (+0.62%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. BBCA (-3.16%), TLKM (-1.86%), GGRM (-3.58%), BBNI (-1.98%), dan ISAT (-4.51%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp77 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, TLKM, ASRI, INDF, dan BBRI. Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9,751 per Dollar AS.

Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin menghasilkan sinyal bearish pada indikator MACD dan stochastic. Oleh karena itu untuk hari ini diperkirakan IHSG masih akan mengalami pelemahan untuk menguji support yang berada pada level 4,850. Dengan support 4,850 dan resistance 4,980. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: JSMR, LPCK, MYOR.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads