Membuka perdagangan, IHSG bertambah 2,715 poin (0,06%) ke level 4.902,302 buntuti penguatan bursa global dan regional. Indeks kembali berjalan di level 4.900-an.
Meski sentimen positif yang beredar cukup marak, IHSG jatuh lagi ke zona merah gara-gara aksi ambil untung. Indeks pun langsung meluncur ke posisi terendah di level 4.869,525.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang sempat naik tinggi pagi tadi langsung terkena koreksi gara-gara aksi ambil untung. Hanya dua sektor yang masih bertahan positif yaitu agrikultur dan konsumer, delapan sektor lainnya terjerembab ke zona merah.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 73.235 kali pada volume 2,598 miliar lembar saham senilai Rp 4,134 triliun. Sebanyak 99 saham naik, sisanya 142 saham turun, dan 100 saham stagnan.
Bursa-bursa saham di Asia bergerak mixed hingga siang ini. Sentimen positif dari pasar global terlibas oleh sentimen dari memanasnya konflik di semenanjung Korea.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 7,01 poin (0,32%) ke level 2.218,76. Β
- Indeks Hang Seng naik tipis 29,26 poin (0,13%) ke level 21.899,60.
- Indeks Nikkei 225 menguat 115,38 poin (0,87%) ke level 13.307,73. Β
- Indeks Straits Times turun 12,26 poin (0,37%) ke level 3.284,31. Β
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.950 ke Rp 5.1950, Akasha Wira (ADES) naik Rp 575 ke Rp 4.450, Ultra Jaya (ULTJ) naik Rp 300 ke Rp 3.200, dan Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp 250 ke Rp 8.150.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta (DLTA) turun Rp 10.500 ke Rp 327.500, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.850 ke Rp 37.650, Asahimas (AMRT) turun Rp 500 ke Rp 6.000, dan Mayora (MYOR) turun Rp 450 ke Rp 30.050.
(ang/dru)










































