IHSG Diperkirakan Bisa Menguat Terbatas

Rekomendasi Saham

IHSG Diperkirakan Bisa Menguat Terbatas

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 12 Apr 2013 08:40 WIB
IHSG Diperkirakan Bisa Menguat Terbatas
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 46 poin setelah aksi buru saham terjadi di seluruh sektor industri di lantai bursa. Aksi beli didominasi investor asing.

Mengakhiri perdagangan, Kamis (11/4/2013), IHSG ditutup menanjak 46,788 poin (0,96%) ke level 4.924,263. Sementara Indeks LQ45 menguat 9,301 poin (1,13%) ke level 832,166.

Semalam, saham-saham di Wall Street kembaki menguat untuk empat hari berturut-turut, mendorong Dow Jones dan S&P 500 menembus rekor tertingginya sepanjang masa. Penguatan ini didorong oleh positifnya data tenaga kerja dan retail AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones bertambah 62,90 poin (0,42%) ke level 14.865,14. Indeks Standard & Poor's 500 menguat 5,64 poin (0,36%) ke level 1.593,37. Indeks Komposit Nasdaq naik 2,90 poin (0,09%) ke level 3.300,16.

Hari ini, IHSG diprediksi akan menguat terbatas didorong sentimen dari pasar global. Melemahnya pasar-pasar saham di Asia bisa sedikit menghambat penguatan IHSG.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menguat 54,58 poin (0,40%) ke level 13.494,58. Β 
  • Indeks KOSPI menipis 1,42 poin (0,07%) ke level 1.948,38. Β 

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup menguat signifikan didorong oleh sentiment positif dari bursa regional. Beberapa diantaranya bahkan menguat di atas 1% seperti yang terjadi pada S&P500, Nasdaq, FTSE. Penguatan ini didorong oleh import China yang tumbuh 14%, rencana stimulus Jepang, dan optimisme akan laporan keuangan Q1/13. Kuatnya ekonomi China terlihat dari permintaan barang import bulan Maret yang tumbuh 14%. Gubernur Bank Jepang akan melakukan segala langkah untuk mencapai inflasi sebesar 2% yang ditargetkan tercapai dalam kurun waktu 2 tahun. The Fed dalam FOMC mengungkapkan akan terus melakukan stimulus sebesa USD85M/bulan setidaknya hingga akhir 2013 sampai pasar tenaga kerja mengalami pemulihan. Bank Sentral Eropa akan terus menjaga suku bunga rendah dan terus menyuntikkan likuiditas di perbankan Eropa. Pinjaman dana bantuan untuk Portugal dan Irlandia juga akan diperpanjang hingga 7 tahun sampai kedua negara tersebut bisa secara mandiri meminjam dana dari kreditor Internasional. Dari dalam negeri, investor juga menyambut positif dipertahankannya BI Rate pada level 5,75%. BI juga optimis tekanan inflasi akan menurun. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Kisaran support-resistance 4.904-4.943.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik +46.79 poin (+0.96%) ke 4,924.26 dengan jumlah transaksi sebanyak 11.5 juta lot atau setara dengan Rp7.2 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.32%), sektor basic-industries (+0.01%), sektor construction and property (+2.98%), sektor consumer goods (+0.45%), sektor finance (+1.17%), sektor infrastructure (+0.99%), sektor mining (+0.03%), sektor misc-industries (+2.31%), dan sektor trade (+0.32%).

Tercatat sebanyak 174 saham mengalami penguatan, 101 saham mengalami penurunan, 92 saham tidak mengalami perubahan dan 104 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. ASII (+2.65%), BBCA (+2.37%), TLKM (+2.33%), GGRM (+2.39%), dan BMRI (+0.99%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. ICBP (-1.95%), GEMS (-6.25%), JPFA (-4.30%), ITMG (-1.72%), dan INVS (-3.65%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp88 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, ASRI, ITMG, CPIN, dan SMGR. Mata uang Rupiah terdepresiasi 9,706 per Dollar AS.

Secara teknikal penguatan IHSG kemarin, menghasilkan sinyal golden cross pada indikator slow stochastic, oleh karena itu untuk hari ini diperkirakan IHSG akan menguat. Dengan support 4,850 dan resistance 4,980. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ADHI, BBCA, SMGR.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads