Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah tipis di posisi Rp 9.705 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.700 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 1,611 poin (0,03%) ke level 4.925,874. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,404 poin (0,05%) ke level 832,570.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Delapan sektor berhasil menguat, dipimpin sektor konstruksi. Dua sektor masih melemah gara-gara aksi jual, yaitu sektor aneka industri dan finansial.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG menguat 7,981 poin (0,16%) ke level 4.932,244. Sementara Indeks LQ45 bertambah 0,650 poin (0,08%) ke level 833,105.
Kemarin, IHSG menanjak 46 poin setelah aksi buru saham terjadi di seluruh sektor industri di lantai bursa. Aksi beli didominasi investor asing.
Semalam, saham-saham di Wall Street kembaki menguat untuk empat hari berturut-turut, mendorong Dow Jones dan S&P 500 menembus rekor tertingginya sepanjang masa. Penguatan ini didorong oleh positifnya data tenaga kerja dan retail AS.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini kompak di teritori positif. Penguatan pagi ini dipimpin oleh bursa saham Jepang.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 2,29 poin (0,10%) ke level 2.221,85. Â
- Indeks Hang Seng menguat 36,86 poin (0,17%) ke level 22.138,13. Â
- Indeks Nikkei 225 menanjak 94,33 poin (0,70%) ke level 13.454,83. Â
- Indeks Straits Times bertambah 5,91 poin (0,18%) ke level 3.314,71.











































