Bank Niaga-First State Luncurkan Reksadana Arjuna
Senin, 11 Okt 2004 09:59 WIB
Jakarta - Bank Niaga bekerjasama dengan First State Investment Indonesia meluncurkan reksadana First State Arjuna Fund (FSAF) dengan harga perdana Rp 1000. Reksadana FSAF ini merupakan reksadana campuran yang menitikberatkan investasinya pada instrumen pasar uang dengan investasi pada efek pendapatan tetap dan saham untuk mempertinggi tingkat pengembalian. "Produk ini sangat unik di kelasnya karena memiliki profil risiko seperti reksadana pasar uang, namun berpotensi memberikan tingkat pengembalian yang lebih tinggi dari reksadana pasar uang biasa," kata Putut E Andanawarih, Director of Marketing and Bussines Development dalam siaran persnya, Senin (11/10/2004).Reksadana FSAF in telah mendapatkan pernyataan efektif dari Bapepam pada 7 Oktober 2004 lalu dan akan mulai ditawarkan ke masyarakat mulai 18 Oktober 2004. Untuk reksadana FSAF ini minimum investasinya adalah satu juta Rupiah dan maksimum 400 miliar atau setara dengan 400 juta unit penyertaan.Dalam kebijakan investasinya disebutkan bahwa FSAF akan menginvestasikan dananya dengan target komposisi investasi adalah minimum 65 persen dan maksimum 95 persen pda instrumen pasar uang yakni Surat Utang Negara dan surat utang lainnya yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Investasi lainnya adalah minimum 4 persen dan maksimum 30 persen pada efek bersifat utang yakni surat utang negara atau obligasi yang telah dijual dalam penawaran umum dan dicatatkan di bursa efek. Serta minimum satu persen dan maksimum 5 persen pada efek bersifat ekuitas yakni saham yang telah dijual dalam penawaran umum dan dicatatkan di bursa efek.First State Investment Indonesia merupakan anak perusahaan The Colonial First State Investmen Group yang didirikan di Australia pada tahun 1988 dan saat ini mengelola dana sebesar US$ 69,5 miliar.
(qom/)











































