Apple memimpin koreksi di saham teknologi menyusul kekhawatiran berkurangnya tingkat permintaan produk mereka. Sementara dari sektor finansial, koreksi paling dalam dialami oleh saham Bank of America.
Saham Apple anjlok 5,5% ke level US$ 402,80 setelah sebelumnya sempat jatuh hingga di bawah US$ 400, pertama kalinya sejak Desember 2011. Produsen chip komputer yang jadi langganan Apple, Cirrus Logic melaporkan kinerja keuangan yang mengecewakan, sinyal bahwa penjualan iPhone dan iPad ke depan akan lesu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah Senin ada aksi jual emas besar-besaran, kini hal itu mulai terjadi di pasar saham, sehingga pasar jatuh lebih dalam lagi," kata Gordon Charlop, managing director dari Rosenblatt Securities di New York, dikutip Reuters, Kamis (18/4/2013).
Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 138,19 poin (0,94%) ke level 14.618,59. Indeks Standard & Poor's 500 turun 22,56 poin (1,43%) ke level 1.552,01. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 59,96 poin (1,84%) ke level 3.204,67.
Volume perdagangan cukup ramai, sekitar 7,89 miliar lembar saham ditransaksikan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan NYSE MKT, jauh lebih tinggi dari rata-rata transaksi harian 6,36 miliar lembar tahun ini.
(/)











































