Mengakhiri perdagangan, Rabu (17/4/2013), IHSG ditutup melonjak 53,400 poin (1,08%) ke level 4.998,653. Sementara Indeks LQ45 ditutup menanjak 9,473 poin (1,13%) ke level 847,894
Posisi IHSG tersebut merupakan rekor baru tertingginya sekaligus intraday sepanjang masa. Sebelumnya, rekor tertinggi IHSG berada di level 4.981,466 setelah naik 24,215 poin (0,49%) pada Rabu 3 April 2013 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 170,70 poin (1,28%) ke level 13.212,19.
- Indeks KOSPI melemah 16,87 poin (0,88%) ke level 1.906,97. Β
Rekomendasi saham untuk hari:
Panin Sekuritas
IHSG ditutup menguat signifikan menembus rekor tertinggi baru didorong oleh sentimen positif dari bursa regional dimana sehari sebelumnya Wall Street juga menguat didorong oleh data perumahan, data produksi industrim dan juga laporan keuangan Coca-cola dan Johnson&Johnson yang lebih baik dari perkiraan. Kenaikan bursa regional terjadi ditengah langkah IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dan mendesak Eropa melakukan kebijakan monetari agresif seiring dengan kontraksi ekonomi di Eropa yang memasukin tahun kedua. IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan dunia dari 3.5% (proyeksi Jan) menjadi 3.3%, untuk kawasan Eropa dari -0.2 menjadi -0.3% dengan Perancis bergabung dengan Italia dan Spanyol yang sudah lebih dahulu mengalami kontraksi. Hari ini kami proyeksikan ruang gerak IHSG akan cenderung terbatas dimana ada potensi terjadinya aksi ambil untung. IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kisaran support-resistance 4.971-5.015.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik +53.40 poin (+1.08%) ke 4,998.65 dengan jumlah transaksi sebanyak 12 juta lot atau setara dengan Rp6.6 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-0.31%), sektor basic-industries (+3.00%), sektor construction and property (+0.95%), sektor consumer goods (+0.15%), sektor finance (+1.70%), sektor infrastructure (+1.02%), sektor mining (+0.34%), sektor misc-industries (-0.96%), dan sektor trade (+1.63%).
Tercatat sebanyak 150 saham mengalami penguatan, 105 saham mengalami penurunan, 105 saham tidak mengalami perubahan dan 111 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. BMRI (+2.42%), INTP (+5.74%), SMGR (+4.68%), TLKM (+2.13%), dan BBCA (+1.85%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. ASII (-1.29%), UNVR (-0.66%), EXCL (-1.90%), BMTR (-2.25%), dan BJBR (-3.85%).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp675 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. SMGR, ASRI, BBCA, BBNI, dan BMRI. Mata uang Rupiah terapresiasi 9,711 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin disertai dengan adanya peningkatan volume, oleh karena itu untuk hari ini diperkirakan IHSG masih akan menguat untuk menguji level psikologis yang berada level 5,000. Dengan support 4,850 dan resistance 5,100. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : BBCA, MAPI, SMGR.
(ang/ang)











































