Majalah Forbes membuat daftar 2.000 perusahaan global paling top dunia yang terdaftar di pasar modal. Peringkat 10 besar paling top dikuasai oleh perusahaan asal AS dan China.
"Daftar tahun ini menunjukkan dinamisme dalam bisnis global," ujar editor Forbes Scott DeCarlo seperti dikutip, Kamis (18/4/2013).
Dua bank asal China menjadi perusahaan paling top di dunia menurut Forbes. Dikatakan majalah ini, para analis memang menganggap sektor perbankan di China jauh dari krisis, namun soal adanya gagal bayar kredit dan menurunnya keuntungan dari kredit menjadi ancaman sistem perbankan di China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut daftar 10 perusahaan raksasa paling top di dunia:
10. PetroChina
|
Foto: Reuters
|
Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar PetroChina adalah US$ 261,2 miliar. Sementara pendapatan PetroChina mencapai US$ 308,9 miliar dengan keuntungan US$ 18,3 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 347,8 miliar.
9. Berkshire Hathaway (AS)
|
Foto: Reuters
|
Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar Berkshire adalah US$ 252,8 miliar. Sementara pendapatan Berkshire mencapai US$ 162,5 miliar dengan keuntungan US$ 14,8 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 427,5 miliar.
8. Agricultural Bank of China
|
Foto: Reuters
|
Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar bank ini adalah US$ 150,8 miliar. Sementara pendapatan bank tersebut mencapai US$ 103 miliar dengan keuntungan US$ 23 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 2,124 triliun.
7. Royal Dutch Shell (Belanda)
|
Foto: Reuters
|
Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar Shell adalah US$ 213,1 miliar. Sementara pendapatan Shell mencapai US$ 467,2 miliar dengan keuntungan US$ 26,6 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 360,3 miliar.
6. HSBC Holdings (Inggris)
|
Foto: Reuters
|
Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar HSBC adalah US$ 201,3 miliar. Sementara pendapatan HSBC mencapai US$ 104,9 miliar dengan keuntungan US$ 14,3 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 201,3 miliar.
5. ExxonMobil (AS)
|
Foto: Reuters
|
Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar Exxon adalah US$ 400,4 miliar. Sementara pendapatan Exxon mencapai US$ 420,7 miliar dengan keuntungan US$ 44,9 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 400,4 miliar.
4. General Electric (AS)
|
Foto: Reuters
|
Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar GE adalah US$ 243,7 miliar. Sementara pendapatan GE mencapai US$ 147,4 miliar dengan keuntungan US$ 13,6 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 685,3 miliar.
3. JPMorgan Chase (AS)
|
Foto: Reuters
|
Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar JPMorgan adalah US$ 191,4 miliar. Sementara pendapatan JPMorgan mencapai US$ 108,2 miliar dengan keuntungan US$ 21,3 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 2,359 triliun.
2. China Construction Bank (China)
|
Foto: Reuters
|
Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar bank ini adalah US$ 202 miliar. Sementara pendapatannya mencapai US$ 113,1 miliar dengan keuntungan US$ 30,6 miliar atau sekitar Rp 290 triliun. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 2,241 triliun.
1. ICBC (China)
|
Foto: Reuters
|
Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar ICBC adalah US$ 237,3 miliar. Sementara pendapatan ICBC mencapai US$ 134,8 miliar dengan keuntungan US$ 37,8 miliar atau sekitar Rp 359 triliun. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 2,813 triliun.
Halaman 2 dari 11











































