Ingin Tahu 10 Perusahaan Raksasa Paling Top Dunia? Ini Daftarnya

Ingin Tahu 10 Perusahaan Raksasa Paling Top Dunia? Ini Daftarnya

- detikFinance
Kamis, 18 Apr 2013 11:00 WIB
Ingin Tahu 10 Perusahaan Raksasa Paling Top Dunia? Ini Daftarnya
Foto: Forbes
Jakarta -

10. PetroChina

Foto: Reuters
Perusahaan migas asal China ini mulai melebarkan sayapnya di dunia dan menjadi pemain utama di sektor migas. Bahkan sekarang PetroChina merambah bisnis bensin, solar, dan petrokimia.

Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar PetroChina adalah US$ 261,2 miliar. Sementara pendapatan PetroChina mencapai US$ 308,9 miliar dengan keuntungan US$ 18,3 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 347,8 miliar.

9. Berkshire Hathaway (AS)

Foto: Reuters
Perusahaan ini dimiliki oleh salah satu orang terkaya di dunia yaitu Warren Buffet. Berkshire merupakan sebuah induk usaha dengan bisnis di berbagai sektor.

Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar Berkshire adalah US$ 252,8 miliar. Sementara pendapatan Berkshire mencapai US$ 162,5 miliar dengan keuntungan US$ 14,8 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 427,5 miliar.

8. Agricultural Bank of China

Foto: Reuters
Bank ini fokus melayani nasabah perusahaan yang bergerak di sektor pertanian atau agrikultur. Meskipun saat ini, nasabah perusahaannya berkembang ke sektor industri lainnya.

Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar bank ini adalah US$ 150,8 miliar. Sementara pendapatan bank tersebut mencapai US$ 103 miliar dengan keuntungan US$ 23 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 2,124 triliun.

7. Royal Dutch Shell (Belanda)

Foto: Reuters
Shell adalah perusahaan migas berkelas dunia dengan ladang migas di beberapa negara di dunia, termasuk di Indonesia. Perusahan ini mempekerjakan 87 ribu karyawan di seluruh dunia.

Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar Shell adalah US$ 213,1 miliar. Sementara pendapatan Shell mencapai US$ 467,2 miliar dengan keuntungan US$ 26,6 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 360,3 miliar.

6. HSBC Holdings (Inggris)

Foto: Reuters
Bank ini mempunyai 89 juta nasabah di seluruh dunia, atau pada 85 negara di Eropa, Hong Kong, Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika.

Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar HSBC adalah US$ 201,3 miliar. Sementara pendapatan HSBC mencapai US$ 104,9 miliar dengan keuntungan US$ 14,3 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 201,3 miliar.

5. ExxonMobil (AS)

Foto: Reuters
Exxon merupakan perusahaan migas dunia dengan sumber migas di berbagai negara dunia termasuk di Indonesia. Nilai pasar dan aset perusahaan ini cukup besar.

Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar Exxon adalah US$ 400,4 miliar. Sementara pendapatan Exxon mencapai US$ 420,7 miliar dengan keuntungan US$ 44,9 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 400,4 miliar.

4. General Electric (AS)

Foto: Reuters
GE merupakan perusahaan teknologi dan jasa keuangan asal AS. Perusahaan ini memproduksi mesin pesawat terbang, generator listrik, dan pengolahan air dengan costumer di 100 negara.

Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar GE adalah US$ 243,7 miliar. Sementara pendapatan GE mencapai US$ 147,4 miliar dengan keuntungan US$ 13,6 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 685,3 miliar.

3. JPMorgan Chase (AS)

Foto: Reuters
JPMorgan meryapakan perusahaan keuangan besar di AS. Cabang dari perusahaan ini sudah ada di seluruh dunia, dan hampir semua lini sektor keuangan telah dikuasai perusahaan ini.

Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar JPMorgan adalah US$ 191,4 miliar. Sementara pendapatan JPMorgan mencapai US$ 108,2 miliar dengan keuntungan US$ 21,3 miliar. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 2,359 triliun.

2. China Construction Bank (China)

Foto: Reuters
Bank ini mempunyai fokus bisnis ke korporat atau perusahaan, sehingga nasabah bank ini merupakan perusahaan-perusahaan besar yang juga mengembangkan bisnisnya hingga ke luar China.

Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar bank ini adalah US$ 202 miliar. Sementara pendapatannya mencapai US$ 113,1 miliar dengan keuntungan US$ 30,6 miliar atau sekitar Rp 290 triliun. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 2,241 triliun.

1. ICBC (China)

Foto: Reuters
Industrial and COmmercial Bank Of China (ICBC) telah cukup lama berdiri dan menyediakan berbagai layanan perbankan terkini. Pada November 2012 lalu, bank ini mengakuisisi 80% saham dari Standard Bank Argentina.

Dikatakan Forbes, hingga Mei 2013, nilai pasar ICBC adalah US$ 237,3 miliar. Sementara pendapatan ICBC mencapai US$ 134,8 miliar dengan keuntungan US$ 37,8 miliar atau sekitar Rp 359 triliun. Nilai aset perusahaan ini adalah US$ 2,813 triliun.
Halaman 2 dari 11
(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads