Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 9.710 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.715 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 7,960 poin (0,16%) ke level 5.004,678. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 1,993 poin (0,23%) ke level 847,554.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli selektif terjadi di saham-saham unggulan yang kemarin belum naik tinggi. Sedangkan saham lapis dua yang kemarin naik tinggi mulai terkena aksi ambil untung.
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG berkurang 4,339 poin (0,09%) ke level 5.008,299. Sementara Indeks LQ45 menipis turun 2,196 poin (0,26%) ke level 847,391.
Kemarin, IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang masa setelah menguat 13 poin. Pencetakan rekor kali ini berkat penguatan saham-saham lapis dua.
Semalam, Wall Street kembali terkena koreksi menyusul mixed-nya laporan kinerja emiten. Pelemahan juga didorong data-data indikator ekonomi yang mengkhawatirkan.
Bursa-bursa di Asia rata-rata terjebak di zona merah pagi hari ini terkena sentimen dari pasar global. Hanya bursa Jepang yang masih bisa naik ke zona hijau.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 6,38 poin (0,29%) ke level 2.203,98. Â
- Indeks Hang Seng menguat 83,10 poin (0,39%) ke level 21.595,62. Â
- Indeks Nikkei 225 bertambah 15,35 poin (0,12%) ke level 13.235,42. Â
- Indeks Straits Times melemah 11,44 poin (0,35%) ke level 3.284,93.











































