Bursa Global Positif, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

Rekomendasi Saham

Bursa Global Positif, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

- detikFinance
Rabu, 24 Apr 2013 08:02 WIB
Bursa Global Positif, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terpangkas 21 poin terkena tekanan jual sejak pembukaan perdagangan. Saham-saham agrikultur dan konstruksi terkena koreksi paling dalam.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (23/4/2013), IHSG ditutup terkoreksi 21,593 poin (0,43%) ke level 4.975,330. Sementara Indeks LQ45 ditutup terpangkas 4,396 poin (0,52%) ke level 842,975.

Semalam, Wall Street berhasil melaju kencang meski sempat tertipu oleh berita palsu yang ditwit oleh saham satu kantor berita. Penguatan kali ini didorong laporan kinerja emiten yang positif dari DuPont, Travelers dan Netflix.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 152,29 poin (1,05%) ke level 14.719,46. Indeks S&P 500 bertambah 16,28 poin (1,04%) ke level 1.578,78, sementara Indeks Komposit Nasdaq melompat 35,78 poin (1,11%) ke level 3.269,33.

Hari ini, IHSG diperkirakan bisa menguat terbatas disemangati pasar regional dan global. Setelah koreksi kemarin, pelaku pasar bisa memburu saham-saham yang sudah murah.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 195,78 poin (1,45%) ke level 13.725,43.  
  • Indeks KOSPI naik 7,11 poin (0,37%) ke level 1.925,74.  

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kembali mengalami koreksi. Kali ini penurunan dipengaruhi oleh sentiment negatif dari China dimana data manufaktur menunjukkan pertumbuhan dibawah ekspektasi. Sentimen negatif dari China tadi menutup sentiment positif dari Wall Street malam sebelumnya sehubungan dengan rally harga komoditas sehingga harga saham emiten energi dan bahan baku kembali terangkat setelah selama 2 pekan terakhir terus tertekan. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan menguat terbatas. Kami melihat peluang trading pada saham second dan third liner. Kisaran support-resistance 4.959-4989.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -21.59 poin (-0.43%) ke 4,975.33 dengan jumlah transaksi sebanyak 12 juta lot atau setara dengan Rp6.2 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-2.16%), sektor basic-industries (-0.61%), sektor construction and property (-0.94%), sektor consumer goods (+0.79%), sektor finance (-0.91%), sektor infrastructure (-0.61%), sektor mining (+0.60%), sektor misc-industries (-0.62%), dan sektor trade (-0.17%).

Tercatat sebanyak 84 saham mengalami penguatan, 195 saham mengalami penurunan, 103 saham tidak mengalami perubahan dan 131 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. UNVR (+1.33%), INTP (+2.45%), ICBP (+2.83%), INDF (+2.04%), dan UNTR (+1.92%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. BBCA (-1.38%), BMRI (-1.40%), SMGR (-1.90%), ASII (-0.64%), dan TLKM (-0.83%).

Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp39 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. ASII, INTP, UNTR, BSDE, dan KLBF. Mata uang Rupiah terdepresiasi 9,731 per Dollar AS.

Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin menghasilkan sinyal dead cross pada indikator MACD dan Slow stochastic, oleh karena itu untuk hari ini diperkirakan IHSG akan melemah. Dengan support 4,850 dan resistance 5,100. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ERAA, ICBP, INDF.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads