Bursa Asia Kompak Menguat, IHSG Jatuh Sendirian

Bursa Asia Kompak Menguat, IHSG Jatuh Sendirian

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 25 Apr 2013 12:15 WIB
Bursa Asia Kompak Menguat, IHSG Jatuh Sendirian
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sendirian di tengah penguatan bursa-bursa di Asia. Aksi ambil untung membuat IHSG terus bergerak ke bawah.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka turun 7,213 poin (0,14%) ke level 5.004,394 terkena aksi ambil untung di saham-saham lapis dua. Penguatan saham-saham unggulan menahan koreksi indeks tidak terlalu dalam.

Indeks sempat naik ke zona hijau sampai di posisi 5.016,035 setelah itu langsung balik lagi ke zona merah. Indeks pun kesulitan balik lagi ke teritori positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (25/4/2013), IHSG turun 23,836 poin (0,48%) ke level 4.987,771. Sementara Indeks LQ45 melemah 5,101 poin (0,60%) ke level 845,560.

Aksi ambil untung terjadi di saham-saham lapis dua yang kemarin sudah nik tinggi. Saham-saham unggulan masih ada yang menguat, menahan koreksi indeks tidak terlalu dalam.

Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 92.780 kali pada volume 2,699 miliar lembar saham senilai Rp 3,468 triliun. Sebanyak 97 saham naik, sisanya 116 saham turun, dan 113 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia kompak menguat hingga siang hari ini meski kena sentimen negatif dari bursa global semalam. Bursa saham Hong Kong melesat paling tinggi hari ini.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun 3,79 poin (0,17%) ke level 2.222,11.  
  • Indeks Hang Seng melonjak 246,54 poin (1,11%) ke level 22.429,59.  
  • Indeks Nikkei 225 menguat 53,53 poin (0,39%) ke level 13.896,99.  
  • Indeks Straits Times bertambah 8,89 poin (0,27%) ke level 3.331,60.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 400 ke Rp 83.700, (PANS) naik Rp 275 ke Rp 4.350, Lionmesh (LMSH) naik Rp 250 ke Rp 16.250, dan Multi Prima (LPIN) naik Rp 200 ke Rp 5.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 800 ke Rp 50.150, Indocement (INTP) turun Rp 650 ke Rp 24.900, Sumber Alfaria (AMRT) turun Rp 400 ke Rp 6.100, dan Mayora (MYOR) turun Rp 350 ke Rp 29.650.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads