"Saham yang akan dilepas perusahaan sebanyak-banyaknya 1,015 miliar saham perusahaan ke publik," kata Direktur Utama MPM Tossin Himawan dalam siaran persnya, di Jakarta, Jumat (26/4/2013).
Penetapan harga tersebut, kata Tossin, sudah berdasarkan perhitungan secara detail dan menyeluruh yang ditentukan oleh perusahaan dan penjamin emisi efek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya akan melakukan roadshow ke Singapura, Hongkong, dan London untuk bisa menjaring investor lokal maupun asing sebanyak-banyaknya.
Nantinya, kata dia, dana hasil penawaran perdana saham akan digunakan untuk berbagai kebutuhan perseroan, seperti akuisisi perusahaan penyewaan kendaraan sekitar 25%, sekitar 23% digunakan oleh PT Federal Karyatama untuk pembangunan fasilitas pabrikasi dan pembotolan pelumas baru dan sekitar 19% untuk membiayai akuisisi sisa saham PT Federal Karyatama.
Sedangkan sekitar 13% digunakan untuk mendanai sebagian pembelian kurang lebih 3.000 mobil baru, 8% digunakan untuk PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika sebagai ekspansi kegiatan operasi asuransi, 9% untuk melunasi utang ke PT Bank DBS Indonesia dan PT Bank ANZ Indonesia, dan sisanya untuk modal kerja.
Perseroan juga telah menunjuk empat penjamin pelaksana emisi efek. Di antaranya, PT Morgan Stanley Asia Indonesia, PT Deutshce Securities Indonesia, PT DBS Vickers Securities Indonesia, dan PT Indo Premier Securities.
Jadwal penawaran umum yaitu masa penawaran awal pada 25 April-8Mei 2013, tanggal efektif 20 Mei 2013, masa penawaran 21-23 Mei 2013, penjatahan pada 27 Mei 2013, pengembalian uang pemesanan (refund) dan distribusi saham secara elektronik pada 28 Mei 2013, sedangkan pencatatan saham di BEI pada 29 Mei 2013.
(ang/ang)











































