Mengawali perdagangan awal pekan, IHSG dibuka bertambah 11,295 poin (0,23%) ke level 4.989,802. Dibuka naik tipis, indeks langsung menanjak secara perlahan.
Naiknya indeks didorong oleh penguatan pasar saham regional dan global akhir pekan lalu. Meski naik, IHSG juga terkena aksi ambil untung yang terjadi di saham-saham komoditas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham konsumer juga ikut terkena aksi ambil untung, membuat laju penguatan indeks tidak terlalu kencang. Saham-saham lapis dua yang banyak diincar investor, terutama di sektor aneka industri.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 63.010 kali pada volume 2,102 miliar lembar saham senilai Rp 1,8 triliun. Sebanyak 115 saham naik, sisanya 102 saham turun, dan 115 saham stagnan.
Bursa-bursa di regional masih kompak bergerak di zona hijau. Aksi beli terjadi di saham-saham yang sudah melaporkan kinerja keuangan triwulan I-2013.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Hang Seng naik tipis 20,44 poin (0,09%) ke level 22.568,15.
- Indeks Straits Times menguat 4,96 poin (0,15%) ke level 3.353,83. Â
- Indeks KOSPI bertambah 2,79 poin (0,14%) ke level 1.941,77. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 550 ke Rp 84.300, Indocement (INTP) naik Rp 350 ke Rp 25.500, BTPN (BTPN) naik Rp 350 ke Rp 5.350, dan (GMTD) naik Rp 250 ke Rp 1.270.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.650 ke Rp 36.600, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 650 ke Rp 49.350, Surya Toto (TOTO) turun ke Rp 500 ke Rp 7.900, dan Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 400 ke Rp 2.500.
(ang/dru)











































