Menutup perdagangan, Selasa (30/4/2013), IHSG menanjak 34,319 poin (0,69%) ke level 5.034,071. Sementara Indeks LQ45 melonjak 8,685 poin (1,02%) ke level 857,120.
Aksi borong jelang penutupan mendorong indeks menembus posisi intraday dan penutupan tertinggi sepanjang masa. Saham-saham konsumer punya andil besar dalam penguatan kali ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa-bursa di Asia banyak yang tutup hari ini dalam rangka menyambut hari buruh internasional. Tanpa bantuan bursa regional, IHSG tetap berdagang di hari buruh.
Hari ini, IHSG diperkirakan bisa melanjutkan penguatan didorong kabar positif dari pasar global, terutama situasi terkini ekonomi AS. Namun investor harus waspada profit taking atas posisi IHSG yang sudah cukup tinggi.
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup menguat didorong oleh hasil kinerja emiten kuartal 1 2013. Selain laporan keuangan, pergerakan IHSG juga dipengaruhi oleh sentiment positif dari S&P500 yang berhasil mencetak rekor baru seiring dengan data penjualan rumah dan juga keyakinan bahwa the Fed akan terus melakukan stimulus hingga pengangguran membaik. Pending home sales bulan Maret tumbuh 1,5% lebih tinggi dari perkiraan yang sebesar 1%. Petinggi the Fed akan menggelar meeting FOMC mulai hari ini sampai besok, diperkirakan the Fed akan memperbaharui komitmen pembelian surat utang. Investor percaya the Fed akan melanjutkan stimulus yg telah dilakukan seiring dengan belum stabilnya indikator dan trend pertumbuhan ekonomi. Hari ini kami proyeksikan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Kisaran support-resistance 5.005-5.053.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik +34.32 poin (+0.69%) ke 5,034.07 dengan jumlah transaksi sebanyak 12.4 juta lot atau setara dengan Rp7.8 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-2.20%), sektor basic-industries (+1.08%), sektor construction and property (+1.46%), sektor consumer goods (+4.39%), sektor finance (-0.05%), sektor infrastructure (+0.82%), sektor mining (-0.26%), sektor misc-industries (-0.79%), dan sektor trade (-0.57%).
Tercatat sebanyak 127 saham mengalami penguatan, 147 saham mengalami penurunan, 93 saham tidak mengalami perubahan dan 104 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. UNVR (+14.13%), TLKM (+2.63%), BBRI (+2.17%), INTP (+3.53%), dan BBNI (+1.89%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. BBCA (-2.27%), BMRI (-0.94%), ASII (-0.68%), SIMP (-9.09%), dan PGAS (-0.79%).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp305 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BBRI, UNVR, INTP, TLKM, dan UNTR. Mata uang Rupiah terdepresiasi 9,734 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin menghasilkan level all time high yang baru pada level 5,034. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan menguat di mana hal ini terlihat dari indikator stochastic yang menghasilkan sinyal bullish yang juga didukung adanya peningkatan volume. Dengan support 4,950 dan resistance 5,100. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: INTP, TLKM, UNVR.
(ang/ang)











































