Wall Street 'Dihantam' Buruknya Data Tenaga Kerja dan Manufaktur AS

Wall Street 'Dihantam' Buruknya Data Tenaga Kerja dan Manufaktur AS

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 02 Mei 2013 08:00 WIB
Wall Street Dihantam Buruknya Data Tenaga Kerja dan Manufaktur AS
Foto: Reuters
Jakarta - Lemahnya data tenaga kerja baru dan manufaktur Amerika Serikat (AS) membuat pasar saham Wall Street melemah. Program stimulus yang dilakukan Federal Reserve pun hanya berjalan di tempat.

Data tenaga kerja baru melmabat di bulan April dalam tujuh bulan terakhir. Pelaku pasar juga kecewa atas data manufaktur AS yang juga sangat melambat di bulan yang sama.

Federal Reserve memang masih terus melanjutkan program pembelian obligasi senilai US$ 85 miliar di pasar, tapi langkah ini dinilai belum cukup dan hanya berjalan di tempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasar kurang puas dengan apa yang dikatakan the Fed," kata IHS Global Insight economist Paul Edelstein dikutip dari AFP, Kamis (2/5/2013).

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indes Dow Jones kehilangan 138,85 poin (0,94%) ke level 14.700,95. Indeks S&P 500 jatuh 14,87 poin (0,93%) ke level 1.582,70, sementara Indeks Komposit Nasdaq berkurang 29,66 poin (0,89%) ke level 3.299,13.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads