Obligasi PLN Tawarkan Bunga 12-12,5 Persen
Rabu, 13 Okt 2004 14:22 WIB
Jakarta - PT PLN melakukan penawaran umum obligasi sejumlah Rp 1,5 triliun dengan bunga 12-12,5 persen. Obligasi tanpa jaminan khusus ini memiliki jangka waktu 10 tahun dengan pembayaran kupon setiap 3 bulan. Menurut rencana obligasi ini akan dilepas pada awal Nopember 2004."Obligasi ini mendapat peringkat single A dari PT Kasnic Credit Rating Indonesia. Cash flow perusahaan yang kuat dan track record yang baik bagi pemegang obligasi menjadi dasar bagi kami sebagai underwriter untuk menjamin obligasi tersebut," ujar Direktur Investment Banking PT Trimegah Securities Akhabani usai paparan publik obligasi di Kantor PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (13/10/2004).Hasil emisi obligasi ini akan digunakan seluruhnya untuk pembelian kembali sebagian ekuitas perseroan yang telah digunakan untuk pembangunan PLTG Muara Tawar dengan kapasitas 850 megawatt. Menurut direktur keuangan PLN Parno Isworo, PLN menggunakan obligasi untuk membiayai proyek tersebut sebagai usaha PLN untuk membuat pasar menghargai project financing. "Jadi kita sengaja memberi ke proyek yang sudah jadi. Kita ingin mendidik pasar untuk menghargai project financing," kata Parno.Sementara Dirut PLN Eddie Widhiono menambahkan, meski perseroan mengalami kesulitan pada masa krisis, namun PLN selalu memenuhi kewajiban pembayaran obligasi tepat waktu. Untuk kinerja perseroan hingga Juni 2004, total aktiva perseroan mencapai Rp 209,8 triliun atau lebih besar dibandingkan tahun 2003 sebesar Rp 209,1 triliun. Total ekuitas Rp 139,3 triluiun sementara 2003 sebesar Rp 142,7 triliun. Pendapatan usaha pada semester I 2004 sebesar Rp 29,9 triliun, beban usaha Rp 28,6 triliun, dan laba operasi usaha Rp 1,3 triliun.
(qom/)











































