Mengawali perdagangan, IHSG turun tipis 1,263 poin (0,03%) ke level 4.990,608 sebelum akhirnya naik ke zona hijau berkat aksi beli selektif. Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis.
Diturunkannya peringkat utang RI oleh S&P dan ancaman dari Moody's membuat investor berhati-hati. Aksi beli selektif membuat indeks bisa naik tipis ke zona hijau hingga ke posisi tertinggi di 5.030,882.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hampir seluruh indeks sektoral di lantai bursa berhasil menguat, hanya sektor tambang yang masih terkoreksi. Aksi beli menyasar saham-saham unggulan di sektor finansial dan konsumer.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 93.964 kali pada volume 2,989 miliar lembar saham senilai Rp 2,787 triliun. Sebanyak 152 saham naik, sisanya 85 saham turun, dan 100 saham stagnan.
Bursa-bursa di regional akhirnya kompak menguat di zona hijau hingga siang hari ini. Penguatan dipimpin oleh bursa Jepang yang melonjak lebih dari tiga persen.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,34 poin (0,02%) ke level 2.231,51. Â
- Indeks Hang Seng menguat 31,13 poin (0,14%) ke level 22.946,22. Â
- Indeks Nikkei 225 naik 440,14 poin (3,21%) ke level 14.134,18. Â
- Indeks Straits Times bertambah 8,81 poin (0,26%) ke level 3.391,10. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 5.000 ke Rp 340.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.150 ke Rp 51.300, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 950 ke Rp 4.750, dan Nippon Indosari (ROTI) naik Rp 550 ke Rp 8.900.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Lionmesh (LMSH) turun Rp 500 ke Rp 15.500, Century Textile (CNTX) turun Rp 500 ke Rp 5.600, Mayora(MYOR) turun Rp 450 ke Rp 32.300, dan Unilever (UNVR) turun Rp 350 ke Rp 26.650.
(ang/dru)











































