8 'Kicauan' yang Menghebohkan Pasar Modal

8 'Kicauan' yang Menghebohkan Pasar Modal

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Rabu, 08 Mei 2013 08:36 WIB
8 Kicauan yang Menghebohkan Pasar Modal
Foto: CNBC
Jakarta - Media sosial saat ini terus berkembang, salah satunya Twitter. Bahkan, melalui Twitter muncul berbagai berita baik itu benar atau sekadar ‘rumor’ yang bisa menggerakkan pasar saham.

Pekan lalu, akun Twitter AP telah di-hack dan menuliskan tweet palsu tentang Presiden Obama terluka dalam ledakan. Akibat tweet palsu itu, Indeks Dow Jones anjlok 143 poin dalam waktu singkat.

Berikut ini beberapa tweet yang memberikan dampak terhadap pergerakan pasar saham yang berhasil dihimpun detikFinance dikutip dari CNBC, Rabu (8/5/2013).

Nina Garcia dan JCPenny

Pengamat mode Nina Garcia pada Juli lalu telah mengirim pesan atas nama JC Penney soal sahamnya. Dia menulis pesan berikut di akun Twitter-nya :

"Aku @JCPenney HQ. Terima kasih Ron Johson sudah mampir di prototipe JCP. Bersiap untuk belanja! Saatnya menjadi petualang!" @ Ninagarcia

Isi tweet tersebut telah menggerakkan pasar saham naik 8%.

Elon Musk dan Tesla

Bulan lalu, saham produsen mobil listrik Tesla melonjak setelah akun twitter CEO-nya memposting tweet misterius.

"Benar-benar menarik @TeslaMotors akan mengumumkan pada hari Kamis. Saya akan menaruh uang saya dalam jumlah besar," ujar Elon Musk.

Akibat tweet  itu, pergerakan saham meningkat menjadi US$ 38,40 setelah ditutup naik 2,4% menjadi US$ 37,51.

Pengumuman tersebut ditunda sampai 2 April yang menyebabkan rencana pembiayaan di mana konsumen bisa menyewa produk Tesla S mewah dengan biaya bulanan ringan sebesar US$ 500 per bulan.

Twitter AP Kena Hack

Pergerakan saham naik-turun pada Selasa dua pekan lalu setelah tweet palsu The Associated Press yang mengatakan Presiden Barack Obama telah terluka dalam dua ledakan di Gedung Putih. Tweet itu dipastikan palsu.

Akibat tweet tersebut, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 143 poin tetapi pulih dalam beberapa menit. Tweet palsu itu juga sempat memicu kapitalisasi pasar Indeks S&P merosot hingga US$ 136,5 miliar.

Tweet Palsu Kantor Berita Rusia

Pada bulan Agustus 2012, sebuah akun Twitter palsu mengatasnamakan Menteri Rusia Vladimir Kolokoltsev, memposting tiga tweet yang mengklaim bahwa Presiden Suriah telah tewas.

Berita itu sempat membuat harga minyak mentah mencapai naik lebih dari US$ 1 sampai hampir menyentuh US$ 92.

"PERHATIAN! DUTA RUSIA DI DAMASKUS MELAPORKAN BAHWA PRESIDEN REPUBLIK ARAB SURIAH BASHAR AL ASSAD TELAH DIBUNUH DAN TERLUKA." (@MiniInterRussia)

MENURUT LAPORAN YANG BELUM DIKONFIRMASI DARI DIPLOMAT RUSIA DI DAMASKUS BAHWA PRESIDEN ASSAD TELAH DIBUNUH HARI INI. (@MiniInterRussia)

PEMERINTAH RUSIA MEMBERIKAN KONFIRMASI: BASHAR AL ASSAD, PRESIDEN SURIAH, TELAH DIBUNUH HARI INI DI LATAKYJA DENGAN ISTRINYA DAN DUA ORANG. (@MiniInterRussia).

Doug Kass dan Apple

Manajer Investasi Doug Kass mungkin mempengaruhi pergerakan saham Apple ketika ia mengirimkan tweet pada bulan Februari lalu yang menyebutkan bahwa pemegang saham Apple akan melakukan pertemuan untuk mengumumkan stock split.

"Saya mendengar rumor bahwa Apple akan mengumumkan stock split pada pertemuan pemegang saham besok," ujar Kass dalam tweetnya.

Tak lama setelah posting, saham Apple naik 1,2% menjadi US$ 448,04 setelah mencapai intraday rendah US$ 437,66.

Prediksi QE3 Bill Gross

Pendiri Pimco Bill Gross memprediksi melalui Twitter pada tahun 2011 bahwa Federal Reserve kemungkinan akan mengumumkan putaran lain dalam stimulus moneter pada simposium tahunan di Jackson Hole, Wyo

"Berikutnya Jackson pada bulan Agustus kemungkinan akan mengumumkan batasan atas tingkat suku bunga QE3," ujar dia dalam tweetnya.

Akibat tweet tersebut, Indeks Dow Jones melonjak dan tweet itu kemudian dihapus.

Chipotle

Pada bulan April, Jeff Gundlach, pendiri dan CEO DoubleLine Capital, berbagi beberapa pandangan pasar di sebuah jamuan makan siang yang diselenggarakan di New York City.

Joshua Brown, seorang blogger keuangan memposting acara tersebut dan berkomentar:

"Ide baru dari Gundlach: CHIPOTLE 'Gourmet Burito adalah sebuah kebodohan.' Menyimpan itu untuk Ira Sohn tetapi tidak bisa menyebutkannya." Akibat tweet itu, saham restoran turun lebih dari 2%.

Muddy Waters dan Audience

Audience, sebuah perusahaan yang membuat prosesor suara, menderita penuruan 25% harga sahamnya setelah laporan palsu muncul di Twitter bahwa perusahaan itu sedang diselidiki akibat kasus penipuan.

"Audience, perusahaan pembuat prosesor suara saat ini sedang diselidiki oleh DOJ terkait kabar penipuan," kata tweet. Tweet ini telah diposting oleh akun yang tampaknya dari Carson Black, Pendiri Muddy Waters, tapi akun itu palsu.
Halaman 2 dari 9
(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads