Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.730 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 1,629 poin (0,03%) ke level 5.090,964. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,408 poin (0,05%) ke level 859,778.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor masih punya semangat beli meski ada sentimen negatif yang beredar dari pasar global. Saham-saham unggulan dan lapis dua kembali jadi incaran investor.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG tumbuh 16,951 poin (0,33%) ke level 5.105,287. Sementara Indeks LQ45 menanjak 2,414 poin (0,28%) ke level 861,784.
Dua hari lalu, IHSG ditutup menguat 46 poin. Hal ini didorong oleh transaksi asing yang ramai melakukan net buy di pasar reguler.
Semalam, Wall Street akhirnya terkena koreksi akibat aksi ambi untung pasca cetak rekor tertinggi beberapa kali. Koreksi ini berbarengan dengan laporan kinerja emiten yang mixed.
Bursa-bursa di Asia kompak menguat pagi hari ini setelah nilai tukar yen terhadap dolar AS melemah cukup dalam. Bursa saham Jepang merespons sentimen ini dengan lonjakan lebih dari dua persen.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 11,87 poin (0,53%) ke level 2.244,84. Â
- Indeks Hang Seng naik 37,76 poin (0,16%) ke level 23.249,24. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 416,03 poin (2,93%) ke level 14.607,51. Â
- Indeks Straits Times bertambah 4,27 poin (0,12%) ke level 3.437,05.











































