Membuka perdagangan akhir pekan, IHSG bertambah 12,431 poin (0,24%) ke level 5.101,766 berkat aksi beli di awal perdagangan. Indeks masih bisa menguat cukup tinggi setelah kemarin baru saja mencetak rekor.
Investor masih punya semangat beli meski ada sentimen negatif yang beredar dari pasar global. Atas aksi beli itu IHSG langsung menembus rekor intraday tertinggi sepanjang masa di 5.115,643.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (10/5/2013), IHSG menipis 2,110 poin (0,04%) ke level 5.087,225. Sementara Indeks LQ45 berkurang 1,070 poin (0,12%) ke level 858,300.
Setelah naik tinggi indeks langsung terkena koreksi akibat aksi ambil untung. Posisi indeks yang sudah cukup tinggi langsung dimanfaatkan untuk ambil untung.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 173.644 kali pada volume 6,247 miliar lembar saham senilai Rp 6,609 triliun. Sebanyak 184 saham naik, sisanya 95 saham turun, dan 86 saham stagnan.
Bursa saham Jepang masih memimpin penguatan pasar Asia dengan lonjakan hampir tiga persen menyusul melemahnya nilai tukar yen terhadap dolar AS. Bursa Hong Kong terkena koreksi tipis.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 1,21 poin (0,05%) ke level 2.234,18. Â
- Indeks Hang Seng turun 37,79 poin (0,16%) ke level 23.173,69. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 419,78 poin (2,96%) ke level 14.611,26. Â
- Indeks Straits Times bertambah ke level 3.435,40. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Goodyear (GDYR) naik Rp 1.900 ke Rp 18.000, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 1.150 ke Rp 7.050, Multi Prima (LPIN) naik Rp 1.050 ke Rp 6.350, dan Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 400 ke Rp 337.000.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 1.500 ke Rp 13.500, Unilever (UNVR) turun Rp 500 ke Rp 27.200, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 300 ke Rp 14.500, dan Bank Mega (MEGA) turun Rp 250 ke Rp 4.000.
(ang/dru)











































