BEJ Targetkan Rata-rata Transaksi Harian Capai Rp 750 M
Kamis, 14 Okt 2004 13:29 WIB
Jakarta - Bursa Efek Jakarta (BEJ) menargetkan rata-rata nilai transaksi harian pada tahun 2005 sebesar Rp 750 miliar. Sedangkan revisi RKAT 2004 juga disetujui Rp 750 miliar dibanding proyeksi sebelumnya sebesar Rp 500 miliar. Sedangkan jumlah emiten baru untuk tahun 2005 diharapkan mencapai 30 emiten dibanding tahun 2004 yang sebesar 20 emiten termasuk 2 perusahaan asal AS yang akan mencatatkan sahamnya di BEJ. Karena itu BEJ akan melakukan perubahan pencatatan yang akan diselesaikan pada kuartal I tahun 2005.Demikian disampaikan Dirut BEJ Erry Firmansyah usai RUPS yang berlangsung di Hotel Intercontinental, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (14/10/2004). Besaran target tersebut menurut Erry dengan asumsi pertumbuhan ekonomi tahun 2005 sebesar 5-6 persen, inflasi 5-7 persen, kurs Rupiah Rp 8.900 per dolar AS, suku bunga deposito Rupiah 6 persen per tahun, suku bunga deposito dolar 1-2 persen per tahun. Berdasarkan asumsi yang digunakan itu menurut Erry, BEJ memproyeksikan pendapatan usaha tahun 2005 sebesar Rp 100,81 miliar dengan beban usaha Rp 99,78 miliar sehingga memperoleh laba usaha Rp 1,03 miliar dan laba sebelum pajak Rp 7,13 miliar. Erry juga menjelaskan bahwa investasi pada tahun 2005 diproyeksikan sebesar Rp 48,56 miliar atau lebih tinggi dibandingkan tahun 2004 yang sebesar Rp 16,529 miliar. Peningkatan investasi tersebut karena BEJ melakukan up grade mesin baru serta rencana pembuatan mesin untuk produk derivatif selain meningkatkan fungsi mesin untuk saham. Dalam RUPSLB juga disetujui bahwa anggota bursa yang tidak lagi menjadi anggota bursa BEJ diberi batasan waktu 12 bulan untuk pengalihan sahamnya yang sebelumnya hanya 3 bulan. Sedangkan untuk melelang saham tersebut diberi batasan waktu 6 bulan dari sebelumnya 3 bulan. BEJ juga berencana menerbitkan produk baru untuk tahun 2005 seperti American Warrant.
(qom/)











































